Dihuni Hingga 500 KK, Kawasan Kebon Kosong Kebakaran Selasa Dini Hari karena Masalah Ini
📅 Selasa, 02 Jun 2026, 01:05 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Pusat mengerahkan sedikitnya 200 personel gabungan untuk mengevakuasi warga terdampak kebakaran hebat yang melanda permukiman padat penduduk di lingkungan RW 04, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6) dini hari.
Kepala Polres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung mengatakan personel dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan Brimob diterjunkan untuk membantu penyelamatan warga, mengamankan barang yang masih bisa diselamatkan, serta mendukung kelancaran proses pemadaman.
"Saat ini kami dari Kepolisian, TNI, maupun Pemda setempat juga turun langsung ke lokasi, khususnya kami dari Polres Jakarta Pusat, Polda Metro, dan tim dari Brimob turun kurang lebih sebanyak 200 personel yang turun untuk membantu evakuasi terhadap korban," kata Reynold di lokasi kejadian, Selasa dinihari.
Selain membantu evakuasi, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas dan penutupan sejumlah akses jalan menuju lokasi kebakaran agar mobil pemadam kebakaran dan ambulans dapat bergerak lebih cepat.
Menurut Reynold, kawasan yang terbakar merupakan permukiman padat penduduk dengan jumlah penghuni sekitar 400 hingga 500 kepala keluarga (KK). Informasi tersebut diperoleh dari pengurus RW setempat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Di sini memang padat penduduk di RW 04 Kelurahan Kebon Kosong ini dan tadi kami berbicara dengan ketua RW yang menyampaikan memang kurang lebih ada 400 sampai 500 KK," kata dia.
Akibat kebakaran tersebut, enam warga mengalami sesak napas karena terpapar asap tebal. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Hermina Kemayoran.
"Saat ini ada enam orang korban yang sesak napas akibat asap yang tebal dan sudah dibawa untuk pertolongan ke Rumah Sakit Hermina Kemayoran," ujar Reynold.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia berharap kondisi para korban tidak memburuk dan proses penanganan dapat berjalan optimal melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan instansi terkait.
Hingga saat ini petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!