Diduga Diculik, Bilqis Bocah 4 Tahun Asal Makassar yang Hilang Ditemukan di Jambi, 3 Pelaku Ditangkap
📅 Minggu, 09 Nov 2025, 13:19 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Tribratanews
JAKARTA - Bocah perempuan berusia 4 tahun, Bilqis, yang sempat dilaporkan hilang di area taman bermain Taman Pakui Sayang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di Jambi.
Tribratanews Polri, Minggu (9/11) melaporkan, Tim Gabungan Resmob Polda Jambi, Resmob Polrestabes Makassar, dan Resmob Batax Team Polres Merangin berhasil menemukan Bilqis di wilayah Provinsi Jambi setelah pencarian intensif yang berlangsung hampir sepekan.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana membenarkan bahwa Bilqis telah ditemukan. Namun ia mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih jauh.
"Hari Senin saya rilis (konferensi pers), yah. Termasuk detail pengungkapannya," kata Arya dikutip dari Kompas.com, Sabtu (8/11) malam.
Bilqis dilaporkan hilang saat bermain di area taman bersama keluarganya. Kasus tersebut menyita perhatian publik dan memicu pencarian besar-besaran oleh pihak kepolisian, relawan, dan masyarakat sekitar.
Arya tidak menampik bahwa polisi telah mengamankan beberapa orang yang diduga pelaku penculikan. "(Nanti konferensi pers) bersama berapa tersangka semuanya," ucapnya.
Sebelumnya, sebuah rekaman video dari CCTV viral memperlihatkan seorang wanita yang diduga pelaku penculikan anak. Dalam video tersebut tampak wanita mengenakan kaos hitam menggandeng tiga anak di pinggir jalan. Salah satu anak yang dibawa merupakan Bilqis Ramdhani yang beberapa hari lalu dilaporkan hilang.
Ayah Bilqis, Dwi Nurmas (34), membenarkan bahwa salah satu anak dalam video itu adalah putrinya yang hilang sejak Minggu (2/11/2025).
Sebaiknya Anda baca juga:
"Rekaman CCTV yang viral itu, iya benar itu anak saya, satu dari tiga anak yang dalam video itu anak saya. Saya tidak kenal itu yang bawa," kata Dwi kepada awak media, Rabu (5/11/2025).
Dwi menceritakan, anaknya dinyatakan hilang saat berada di sekitar Taman Pakai Sayang, Jalan A P Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.
"Saya sedang di lapangan tenis, mau olahraga sambil melatih. Terus anak saya itu bermain di pinggiran lapangan, sebelum saya melatih masih sama saya, tapi setelah itu dia izin mau bermain di sebelah (lapangan). Tapi tidak lama saya panggil sudah tidak ada," ungkap Dwi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!