Denver Nuggets Pecat Michael Malone Jelang Playoff
📅 Rabu, 09 Apr 2025, 11:23 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LOS ANGELES – Kejutan besar datang dari NBA. Denver Nuggets secara resmi memecat pelatih kepala Michael Malone pada hari Rabu (9/4), hanya tiga pertandingan menjelang berakhirnya musim reguler 2024/2025.
Pemecatan ini mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, Malone adalah sosok yang membawa Nuggets meraih gelar juara NBA pertama mereka sepanjang sejarah pada tahun 2023. Di bawah kepemimpinannya, Denver membangun reputasi sebagai salah satu tim paling konsisten dan terorganisir di Wilayah Barat.
Namun, performa naik turun musim ini serta rentetan empat kekalahan beruntun membuat manajemen mengambil keputusan drastis. Nuggets kini duduk di peringkat empat klasemen sementara Wilayah Barat, namun hanya unggul setengah gim atas empat tim pesaing di bawah mereka. Dengan tiga laga tersisa, posisi Denver belum sepenuhnya aman dari risiko turun ke zona play-in.
“Itu bukan keputusan yang kami buat dengan ringan,” ujar Wakil Ketua Kroenke Sports and Entertainment, Josh Kroenke, dalam pernyataan resmi. “Kami melakukannya demi memberi tim kami peluang terbaik untuk kembali bersaing memperebutkan gelar NBA 2025.”
Kroenke menyebut asisten pelatih David Adelman akan menjabat sebagai pelatih kepala interim hingga akhir musim. Keputusan ini sekaligus menyamai rekor pemecatan pelatih paling akhir dalam satu musim reguler NBA, menurut laporan ESPN.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemecatan Malone tidak datang sendirian. General Manager Calvin Booth, yang menjabat sejak 2020 dan turut berperan dalam menyusun skuad juara 2023, juga resmi dilepas.
“Standar dan ekspektasi kami tetap tinggi. Kami tetap membidik gelar,” tegas Kroenke, menekankan bahwa perubahan ini tak berarti menurunkan ambisi mereka musim ini.
Michael Malone pertama kali ditunjuk sebagai pelatih kepala Nuggets pada 2015. Dalam hampir satu dekade, ia mencatatkan rekor menang-kalah 471-327, menjadikannya pelatih tersukses dalam sejarah tim. Di bawah arahannya, Nuggets menjadi kekuatan baru NBA, dengan fondasi yang dibangun di atas performa bintang utama mereka, Nikola Jokic, peraih tiga kali gelar MVP.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami tak akan pernah bisa cukup berterima kasih atas kontribusinya,” ucap Kroenke. “Ia mencatat sejarah bersama kami dan memberikan era paling sukses dalam sejarah Nuggets.”
Meski pemecatan ini mencerminkan ambisi tinggi manajemen, banyak analis menilai waktunya terlalu riskan. Mengganti pelatih hanya beberapa hari sebelum playoff dinilai dapat mengganggu ritme dan mental pemain. Apalagi, Malone dikenal dekat dengan para pemain inti, termasuk Jokic dan Jamal Murray.
Namun, Kroenke menegaskan, langkah ini diambil demi memaksimalkan peluang dalam perebutan gelar juara kedua.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!