Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dengan Wahana dan Atraksi Baru, TMII Siap Manjakan Pengunjung

📅 Jumat, 25 Agu 2023, 16:35 WIB | Oleh:
Dengan Wahana dan Atraksi Baru, TMII Siap Manjakan Pengunjung Doc: Istimewa
Ket. Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono usai kunjungan ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan tampilan baru. 

JAKARTA - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney bersama anak usahanya PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC) dan PT Bhumi Visatanda (PT Bhiva) selaku pengelola TMII, menghadirkan Wajah Baru Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan sejumlah atraksi dan wahana baru yang akan memanjakan para pengunjungnya.

Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono, mengatakan pemerintah berkomitmen untuk terus memaksimalkan potensi-potensi pariwisata dengan mendorong kebangkitan sektor pariwisata salah satunya dengan melakukan revitalisasi TMII. Pembukaan kembali TMII ini merupakan hasil dari revitalisasi besar-besaran yang dilakukan berkolaborasi dengan Kementerian PUPR sejak diresmikannya TMII pada 1975.

"Keberadaan TMII dengan konsep ini dapat diterima oleh seluruh masyarakat agar TMII dan menjadi destinasi kebanggaan Indonesia. TMII melakukan improvement dan beautifikasi pada beberapa aspek untuk meningkatkan kualitas layanan dan juga daya tarik berupa atraksi yang bisa dinikmati pengunjung di TMII secara inklusif," kata Maya usai melakukan visit ke TMII, Jakarta, Kamis (24/8) malam.

Dia menambahkan konsep pengelolaan TMII berubah total dan sangat kekinian yang mencakup green, smart, culture, dan inclusive. Sehingga wajah baru TMII sudah siap diperkenalkan ke masyarakat sebagai ikon wisata kultural dan saran edukasi keragaman budaya Indonesia yang begitu kaya dan tak ada habisnya untuk dijelajahi.

"Sedangkan inclusive berarti TMII hadir sebagai destinasi wisata yang terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat yang saling bertoleransi dan menghargai budaya. TMII tetap menjadi destinasi wisata dengan harga tiket yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat," katanya.

Lebih lanjut, Direktur Pemasaran, Pelayanan & Pengembangan Usaha TWC, Hetty Herawati menambahkan mengenai empat pilar pengembangan TMII. Mengusung pilar green, TMII menghadirkan destinasi wisata yang ramah lingkungan dan menghadirkan area hijau yang lebih luas yakni 70% taman dan 30% bangunan.

"TMII juga menerapkan green zone, sehingga kendaraan beremisi hanya diperbolehkan sampai area parkir dan pengunjung dapat berkeliling dengan angkutan berbasis listrik yang telah disediakan," katanya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Hetty juga menjelaskan mengenai pilar smart, yang berarti TMII menjadi destinasi wisata yang fokus pada pengembangan dan implementasi platform digital, sebagai representasi Indonesia Masa Depan. Pilar Culture, TMII menjadi destinasi wisata yang mempresentasikan ragam Budaya Indonesia.

Sedangkan Direktur Utama PT Bhiva, Claudia Ingkiriwang. Claudia menjelaskan usai revitalisasi, TMII menghadirkan berbagai atraksi dan wahana baru yang siap menyambut wisatawan yang akan berkunjung di TMII. Salah satu yang menjadi andalan ialah Danau Archipelago.

Lokasi ini dijadikan ikon utama TMII yang dilengkapi dengan atraksi air mancur atau Dancing Fountain Show dengan tema cerita rakyat Indonesia. Dancing Fountain Show ini nantinya dapat dinikmati wisatawan yang berkunjung ke TMII.

"Terdapat juga Jagat Satwa Nusantara yang merupakan penegasan konsep taman satwa yang telah selesai direvitalisasi atas ketiga wahana satwa, yaitu Taman Burung, Museum Komodo, Dunia Air Tawar & Serangga. Taman wisata ini telah mengalami revitalisasi dan siap untuk menjadi destinasi unggulan bagi penggemar satwa, pecinta alam dan mereka yang ingin mendapatkan edukasi mengenai keanekaragaman hayati Indonesia," katanya.

Di Taman Burung Jagat Satwa Nusantara, kata Claudia, terdapat 2.000 ekor burung yang tersebar di seluruh area wahana. Pengunjung dapat melihat 218 jenis spesies burung, termasuk beberapa jenis spesies langka dan satwa endemik, diantaranya adalah Elang Jawa, Merak Hijau, serta Kakatua Raja & Cendrawasih dari Papua.

Selain itu, katanya TMII telah melakukan improvement dan beautifikasi pada beberapa aspek untuk meningkatkan kualitas layanan dan juga daya tarik berupa atraksi yang bisa dinikmati pengunjung di TMII secara inklusif. Peningkatan dari sisi konten bisa dilihat di Museum Indonesia yang menampilkan gambaran Bhinneka Tunggal Ika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

44 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.