Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Delegasi World Water Forum Dijamu Hidangan Khas Nusantara

📅 Senin, 20 Mei 2024, 08:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Delegasi World Water Forum Dijamu Hidangan Khas Nusantara Doc: ANTARA/Media Center World Water Forum 2024/Nova Wa
Ket. Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe (ketiga kiri) berjalan bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif (kanan) setibanya di Terminal VVIP I Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Sabtu (18/5/2024).

JAKARTA - Para kepala negara dan delegasi WorId Water Forum (WWF) ke-10 akan dijamu pada sambutan makan malam (qq) dengan jamuan hidangan tradisional khas Nusantara yang telah disiapkan, dan akan digelar di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Minggu (19/5).

Selain itu, pertunjukan-pertunjukan sambutan yang seirama dengan tema World Water Forum juga telah disiapkan.

"Semuanya saya yakin persiapannya matang dan pasti sudah sangat baik," kata Director Government Relation and Permit Alam Sutera Group selaku pengelola Taman Budaya GWK melalui keterangan tertulis yang diterima, Minggu.

Rangkaian kegiatan makan malam akan dimulai pada pukul 17.00 WITA hingga 22.00 WITA dan dihadiri sekitar 2.300 orang, yang terdiri dari 500 undangan naratetama (VVIP) dan 1.800 undangan lainnya.

Sejumlah kepala negara telah tiba di Bali di antaranya adalah Perdana Menteri (PM) Tajikistan Qohir Rasulzoda, Presiden Sri langka Ranil Wickremesinghe, dan Presiden Fiji Ratu Wiliame Maivalili Katonivere.

Kemudian Wakil Perdana Menteri Papua Nugini John Rosso juga telah tiba, serta Mantan Presiden Hungaria Janos Ader yang hadir sebagai undangan spesial.

Sementara Perdana Menteri Maroko Aziz Akhannouch telah mengonfirmasi kehadirannya namun belum tiba di Bali.

Presiden Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Dennis Francis dan Presiden World Water Council (WWC) Loïc Fauchon juga telah tiba dan akan turut menghadiri jamuan makan malam.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan menyambut secara langsung para tamu negara tersebut pada pukul 19.30 WITA.

Selain itu tamu undangan lainnya dalam jamuan makan malam adalah 17 menteri atau pejabat setingkat Menteri di antaranya dari Australia, Brunei Darussalam, Tiongkok, Kongo, Mesir, Prancis, Kenya, Palestina, Filipina, Saudi Arabia, Senegal, Singapura, Tanzania, Timor-Leste, Tunisia, Persatuan Emirat Arab, dan Uzbekistan.

Kemudian delegasi dari negara Brazil, Gambia, Italia, Jepang, Kazakhstan, Meksiko, Mozambik, Belanda, Nigeria, Palau, Qatar, Kepulauan Solomon, Federasi Saint Kitts dan Nevis, Slovakia, Thailand, Turki, dan Vanuatu.

Turut hadir perwakilan Organisasi Internasional yaitu EU, Bank Dunia, IPU (diwakilkan DPR), serta Sekjen PBB (UNESCAP).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.