Cuaca Jakarta Akhir Pekan, BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Berawan Tebal hingga Hujan
📅 Minggu, 21 Sep 2025, 08:18 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Antara
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian wilayah DKI Jakarta hujan ringan pada Minggu (21/9) malam.
BMKG melalui laman resminya https://bmkg.go.id/ merinci, wilayah DKI Jakarta pada pagi hari mulai dari Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara diperkirakan berawan tebal. Sedangkan Kepulangan Seribu diperkirakan hujan ringan.
Memasuki siang hari, wilayah Jakarta diperkirakan berawan hingga cerah berawan. Kemudian, pada sore hari wilayah Jakarta masih diperkirakan berawan tebal.
Malam hari Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diperkirakan hujan ringan, sedangkan wilayah Jakarta lainnya berawan tebal. Sedangkan Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Kepulauan Seribu diperkirakan berawan tebal.
Suhu udara pada hari ini di Jakarta pagi hari diperkirakan berada pada kisaran minimum 23 derajat hingga 28 derajat Celsius, lalu memasuki siang hari suhu udara mencapai 27 sampai 31 derajat Celsius, sedangkan malam hari mencapai 24 sampai 28 derajat Celcius.
Sebaiknya Anda baca juga:
Badan Penanggulangan Bencana dan Daerah DKI Jakarta mencatat sebanyak 159 kejadian pohon tumbang dan menjadi bencana yang sering terjadi di Jakarta selama semester I 2025 disebabkan cuaca ekstrem.
Selasa kemarin, pohon tumbang terjadi di Jalan Ciasem III, RW 04, Kelurahan Rawa Barat, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Penyebab karena hujan dan intensitas lebat, disertai angin kencang," kata Komandan Pleton Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan Muhammad Nur saat dihubungi di Jakarta, Selasa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lurah Rawa Barat, Merinta Hendri Purnomo mengatakan, pohon berjenis Glodogan Tiang ini tumbang sekitar pukul 12.21 WIB akibat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang.
"Pohon setinggi 12 meter dengan diameter 75 sentimeter itu tumbang dan mengenai kabel-kabel udara di bawahnya," katanya.
Pemprov DKI Jakarta beberapa lalu mengadakan kegiatan untuk menumbuhkan budaya sadar bencana pada masyarakat sejak dini melalui jalur pendidikan.
Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mengatakan salah satu bentuk upaya sadar bencana ini melalui Festival Pendidikan Kesiapsiagaan Bencana (Fesdikgana) yang digelar Agustus lalu dan menyasar kalangan pelajar Jakarta.
Di saat yang sama, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan mengatakan pendidikan kesiapsiagaan bencana merupakan hal yang sangat penting dan harus melibatkan masyarakat dalam upaya meminimalkan dampak buruk dari bencana.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!