Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cold Moon 4 Desember 2025: Daftar Tempat dan Waktu yang Cocok Saksikan Fenomena Astronomi Tersebut

📅 Rabu, 03 Des 2025, 19:15 WIB | Oleh:
Cold Moon 4 Desember 2025: Daftar Tempat dan Waktu yang Cocok Saksikan Fenomena Astronomi Tersebut Doc: Pexels

JAKARTA - Fenomena astronomi akhir tahun kembali menyapa langit Indonesia melalui kemunculan Cold Moon, yakni bulan purnama penutup tahun yang diprediksi mencapai puncaknya pada Kamis, 4 Desember 2025 malam. Peristiwa langit ini menjadi momen terakhir dari rangkaian purnama super terang yang dapat disaksikan secara jelas dari berbagai wilayah Indonesia.

Lembaga seperti BMKG dan BRIN memastikan bahwa masyarakat bisa menikmati kemunculan Cold Moon dengan mata telanjang tanpa memerlukan perangkat optik apa pun. Kondisi langit yang cukup cerah di sejumlah daerah membuat penampakan ini berpotensi terlihat lebih besar dan lebih terang dari malam purnama biasanya.

Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa fenomena Cold Moon tahun ini terjadi bertepatan dengan fase perigee, yaitu saat Bulan berada pada jarak terdekat dari Bumi. Kombinasi dua momentum ini menjadikan Bulan tampak lebih dominan saat mencapai fase puncak purnama di malam hari.

"Fase Perigee dan Bulan Purnama pada 4 Desember 2025 berpotensi meningkatkan ketinggian maksimum air laut," ujar Eko.

BMKG mencatat bahwa fenomena ini dapat disaksikan dengan jelas dari berbagai wilayah pesisir dan non-pesisir di Indonesia, karena Bulan akan mulai terlihat dari arah timur sejak selepas Maghrib. Pemandangan tersebut diperkirakan berlangsung panjang hingga menjelang Subuh, memberi kesempatan luas bagi masyarakat untuk menikmati keindahan Cold Moon.

Berdasarkan data astronomi, Cold Moon akan mulai terbit sekitar pukul 17.45 WIB dan berada dalam posisi ideal untuk diamati hingga pukul 05.29 WIB. Intensitas cahaya yang lebih terang menjadikan fenomena ini cocok dinikmati oleh masyarakat umum, pehobi astrofotografi, hingga penikmat langit malam.

Sementara itu, sejumlah daerah diketahui memiliki posisi pengamatan yang sangat baik karena kondisi horizon yang lebih lapang dan minim halangan bangunan tinggi.

Wilayah pesisir seperti:

  • Jakarta Utara
  • Kepulauan Mentawai
  • Bali
  • Nusa Tenggara
  • Sebagian besar pesisir Sumatera
  • Kalimantan
  • Sulawesi
  • Maluku

menjadi lokasi yang memungkinkan masyarakat mendapat tampilan Bulan yang lebih jelas.

Selain wilayah pesisir, daerah dengan langit terbuka seperti:

  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur

Memiliki potensi memberikan pemandangan optimal terhadap Cold Moon. Area pemukiman yang jauh dari polusi cahaya diperkirakan menjadi titik terbaik untuk melihat ukuran Bulan yang tampak lebih besar.

Pakar astronomi BRIN, Thomas Djamaluddin, menyebut bahwa Cold Moon ini sekaligus menjadi supermoon ketiga dan terakhir di tahun 2025. Ia menegaskan bahwa fenomena ini merupakan kesempatan menarik bagi masyarakat karena purnama di penghujung tahun biasanya tampak lebih cerah akibat posisi Bulan yang sedang berada dekat dengan Bumi.

"Cold Moon kali ini bertepatan dengan supermoon ketiga dan terakhir pada tahun 2025," ujar Thomas.

Fenomena ini dapat diamati secara merata di seluruh Indonesia tanpa syarat khusus, sehingga masyarakat cukup melihat ke arah timur sejak Bulan mulai naik. Cahaya yang lebih kuat membuat Bulan tampak mencolok di langit malam, menjadikan peristiwa ini sebagai salah satu tontonan alam paling menarik menjelang akhir tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

bloger indonesia
bloger indonesia
04 Dec 2025, 06:10 WIB.

Ayo nanti malam kita pantau Cold Moon !

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

21 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.