Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Capres Ganjar Pranowo Janji Bereskan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

📅 Rabu, 13 Des 2023, 03:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Capres Ganjar Pranowo Janji Bereskan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu Doc: ANTARA/Galih Pradipta
Ket. Capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo menyampaikan visi misinya dalam debat perdana Capres dan Cawapres 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023).

Jakarta - Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, berjanji menuntaskan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) masa lalu apabila mendapat mandat rakyat sebagai Presiden RI hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Kalau saya jadi presiden, saya akan bereskan ini agar dalam kontestasipilpres berikutnya, ini tidak akan muncul lagi," kata Ganjar dalam debat calon presiden di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (12/12) malam.

Penuntasan kasus dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di masa lalu itu penting dilakukan presiden terpilih di era pemerintahannya supaya tidak dipolitisasi dalam setiap penyelenggaraan pesta demokrasi Indonesia, katanya.

Sebelumnya, Ganjar menyinggung empat rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada 2009 terkait kasus dugaan pelanggaran HAM berat.

Ganjar pun bertanya apakah calon presiden nomor urut 2,Prabowo Subianto, akan menyelesaikan rekomendasi DPR tersebut? Salah satu butirnya adalah membentuk Pengadilan HAM Ad Hoc.

Prabowomenanggapi pertanyaan tersebut dengan mengatakan:"Nyatanya orang-orang yang dulu ditahan, tapol-tapol (tahanan politik) yang katanya saya culik, sekarang ada di pihak saya dan membela saya, saudara-saudara sekalian."

"Jadi, masalahhak-hakan(isu dugaan pelanggaran HAM) jangan dipolitisasi," kata Prabowo dalam debat perdana yang disiarkan langsung berbagai stasiun televisi nasional itu.

Prabowo menegaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk menegakkan HAM di Indonesia. Apabila keputusan yang diamanatkan itu adalah pembentukan Pengadilan HAM Ad Hoc, dirinya akan melaksanakan rekomendasi tersebut.

Prabowo menilai pertanyaan yang disampaikan Ganjar cukup tendensius. Prabowo menegaskan diasudah berkali-kali menjawab isu dugaan pelanggaran HAM tersebut.

Dia pun menyinggung bahwa isu tersebut kerap dimunculkan kembali dalam setiap Pemilu.

"Masalah ini ditangani justru oleh Wapres Anda (ManfudMD sebagai Menko Polhukam-red.). Jadi apalagi mau ditanya kepada saya? Saya sudah menjawab berkali-kali. Ada rekam jejak digitalnya. Saya sudah jawab berkali-kali. Tiap lima tahun, kalaupollingsaya naik, ditanya lagi soal itu," kata Prabowo.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyelenggarakan debat pertama Capres-Cawapres Pilpres 2024 di Jakarta, Selasa malam, dengan tema pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.

Debat diikuti calon presiden nomor urut 1,Anies Baswedan; capres nomor urut 2, Prabowo Subianto; dan capresnomor urut 3, Ganjar Pranowo. Acara yang berlangsung di KPU itu disaksikan langsung para calon wakil presiden dan pendukung dari masing-masing kubu.

Rangkaian debat capres-cawapres peserta Pilpres 2024 selanjutnya akan dilaksanakan pada 22 Desember 2023, 7 Januari 2024, 21 Januari 2024, dan 4 Februari 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.