Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Limapuluh Kota Kaget: Harga Ekstrak Gambir Ranah Minang Tembus USD 10 di India

📅 Kamis, 20 Nov 2025, 05:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Limapuluh Kota Kaget: Harga Ekstrak Gambir Ranah Minang Tembus USD 10 di India Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Safni menunjukkan conroh ekstrak gambir di Kota Padang, Sumbar.

Bupati Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Safni mengaku kaget terkait harga ekstrak gambir asal Ranah Minang di India yang mencapai 10 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp160 ribu per kilogram.

"Saya kaget ketika ke India, harga ekstrak gambir di sana 8 hingga 10 dolar AS, sementara di sini hanya Rp40 ribu per kilogram," kata Bupati Limapuluh Kota Safni di Kota Padang, Sumbar, Rabu (20/11).

Padahal, seluruh ekstrak gambir yang diolah di India berasal dari Provinsi Sumbar khususnya dari Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah pusat terutama Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan memberikan perhatian khusus mengenai ketimpangan harga di tingkat petani.

"Bagi saya, Rp40 ribu per kilogram yang dibeli dari petani itu terlalu penekanan sekali," ujar Safni.

Ke depannya, selain berkoordinasi dengan gubernur dan kementerian terkait, Safni menyebut terdapat tiga langkah besar agar nilai jual komoditas bernama latin Genus uncaria itu bisa memiliki nilai jual yang jauh lebih baik dari saat ini.

Pertama, pemerintah daerah bersama petani akan bekerja sama supaya kualitas dan produksi gambir lebih bagus dari sebelumnya. Perbaikan kualitas menjadi hal utama dan terpenting agar komoditas itu memiliki daya tawar di pasar global.

Kedua, menurut dia, sudah sepatutnya Kabupaten Limapuluh Kota atau Provinsi Sumbar mempunyai pabrik pengolahan gambir sehingga proses hilirisasi bisa dilakukan di dalam negeri tanpa bergantung pada ekspor gambir mentah ke India seperti yang dilakukan selama ini.

Upaya pendirian pabrik pengolahan gambir pada dasarnya telah mendapat dukungan penuh dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat berkunjung ke Provinsi Sumbar pada 16 September 2025.

Dalam kunjungan itu, Andi menyarankan Bupati Limapuluh Kota atau gubernur setempat segera berangkat ke China guna mencari pabrik terbaik di dunia untuk pengolahan gambir.

Bupati mengatakan dari hasil pengolahan satu kilogram daun gambir mentah menggunakan cara manual, hasil yang didapatkan hanya sekitar 0,8 ons.

Sementara, jika menggunakan alat-alat modern maka dari satu kilogram daun gambir bisa menghasilkan dua ons.

"Yang ketiga kita butuh dana besar untuk mengumpulkan hasil tani masyarakat. Sebagai gambaran, hasil gambir di Kabupaten Limapuluh Kota saja mencapai 1.500 ton per bulan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.