Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ponorogo Gencarkan Penyemprotan Serentak Atasi Hama Wereng

📅 Rabu, 16 Jul 2025, 19:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ponorogo Gencarkan Penyemprotan Serentak Atasi Hama Wereng Doc: Antara
Ket. Kondisi lahan pertanian yang terserang hama wereng di wilayah Ponorogo.

Ponorogo, Jatim - Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menggencarkan penyemprotan pestisida secara serentak untuk menangani serangan hama wereng yang mulai meluas di lahan-lahan pertanian daerah itu.

“Kami sudah mulai penyemprotan serentak di sejumlah wilayah terdampak. Targetnya lahan yang masuk kategori waspada agar penyebaran hama bisa segera dikendalikan,” kata Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dipertahankan) Kabupaten Ponorogo, Suprianto di Ponorogo, Rabu (16/7).

Dipertahankan Ponorogo mencatat, serangan wereng telah menjangkiti 112,42 hektare sawah di 12 kecamatan dan 45 desa.

Dari jumlah itu, 4,15 hektare lahan dipastikan mengalami puso, sedangkan sisanya rusak ringan hingga berat.

Sebanyak 320 liter pestisida telah disiapkan untuk kebutuhan penyemprotan massal menggunakan hand sprayer.

Jika dihitung rata-rata penggunaan 1,5 liter per hektare, maka stok saat ini mampu menjangkau hingga 200 hektare lahan terdampak.

Menurut Suprianto, prioritas penyemprotan difokuskan pada daerah rawan yang menunjukkan gejala serangan wereng batang cokelat.

Ia mengakui bahwa laju penyebaran hama ini cukup cepat dan perlu penanganan segera agar tidak meluas ke wilayah pertanian produktif lainnya.

Lebih lanjut, Suprianto menyebutkan bahwa tidak seluruh petani yang mengalami gagal panen akibat wereng otomatis mendapatkan klaim asuransi.

Pihaknya masih melakukan verifikasi data petani terdampak berbasis nama dan alamat untuk memastikan keikutsertaan dalam program asuransi pertanian.

“Yang jelas ada asuransi pertanian, tapi tidak semuanya otomatis dapat. Kita sedang cek datanya by name by address,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.