Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bulog Siapkan 146 Kios di Pasar Jaya demi Jaga Stabilitas Harga Pangan Ramadan

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 00:20 WIB | Oleh:
Bulog Siapkan 146 Kios di Pasar Jaya demi Jaga Stabilitas Harga Pangan Ramadan  Doc: Bapanas

JAKARTA - Perum Bulog menyiapkan 146 kios di pasar-pasar PD Pasar Jaya pada bulan Ramadan 1447H/2026. Hal ini dilalukan untuk menjaga stabilitas harga pangan strategis selama Ramadan hingga lebaran Idulfitri mendatang.

Setiap pasar akan disiapkan satu kios sebagai pilot project yang berfungsi sebagai perpanjangan tangan gudang Bulog. Hal itu untuk didistribusikan langsung ke pengecer.

“Ini nanti di masing-masing pasar direncanakan pilot project untuk di wilayah Pasar Jaya di 146 pasar. Nanti di masing-masing kios oleh Bulog disiapkan stoknya,” kata Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, di Jakarta, Sabtu (21/2).

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi bersama PD Pasar Jaya, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI. Serta pemangku kepentingan terkait, dalam rangka pengendalian inflasi dan penguatan distribusi pangan strategis.

Langkah ini diambil setelah inspeksi lapangan menemukan indikasi kenaikan harga sejumlah komoditas. Seperti minyak goreng dan cabai, menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

Melalui kios tersebut, pengecer dapat membeli beras, Minyakita, dan gula langsung di pasar tanpa harus datang ke gudang Bulog. Skema ini diharapkan mempercepat distribusi, memangkas ongkos angkut, serta menghilangkan alasan kelangkaan stok yang kerap memicu kenaikan harga di pengecer.

“Harapan kami ini bisa sepanjang waktu, bukan hanya Ramadan. Karena ini juga idenya baru muncul sekarang ya kita munculkan sekarang secepatnya supaya untuk menekan harga-harga ini supaya tidak naik,” ujar dia.

Bulog juga menegaskan hanya akan melayani pengecer resmi yang direkomendasikan Pasar Jaya dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sesuai ketentuan. Selain itu, PD Pasar Jaya akan memasang papan informasi harga komoditas strategis seperti beras, Minyakita, gula, dan tepung.

Informasi tersebut bertujuan memastikan harga jual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pembelian (HAP), sekaligus memudahkan pengawasan oleh Satgas Pangan. Program kios ini ditargetkan mulai terealisasi pekan depan, guna mengantisipasi lonjakan belanja masyarakat pada minggu kedua dan ketiga Ramadan.

Rizal menegaskan DKI Jakarta menjadi prioritas karena berperan sebagai barometer nasional, sehingga stabilitas harga di ibu kota berdampak luas ke daerah lain. “DKI kita prioritaskan dulu sambil paralel jalan juga ke provinsi lain kayak Jawa Barat, Jawa Timur juga sudah kami perintahkan sekarang,” kata dia.

Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI, Elisabeth Ratu Rante Allo, berharap kehadiran kios Bulog ini dapat memastikan masyarakat memperoleh pangan sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Bagaimana caranya supaya harga-harga ini sampai ke tangan masyarakat itu tidak melebihi HET dan HAP, jadi tidak ada lagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Elisabeth. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.