Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bulog Pamer Teknologi Rice to Rice di Gudang Sunter, Jamin Mutu Beras Nasional Tetap Premium

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 09:58 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bulog Pamer Teknologi Rice to Rice di Gudang Sunter, Jamin Mutu Beras Nasional Tetap Premium Doc: istimewa
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani (kanan) saat menerima kunjungan kerja Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman di Gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, Senin (4/5), Bulog memamerkan mesin Sentra Pengolahan Beras (SPB) berteknologi Rice to Rice

JAKARTA – Tak hanya soal stok, Perum Bulog kini adu teknologi untuk menjaga mutu beras nasional. Saat menerima kunjungan kerja Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman di Gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, Senin (4/5), Bulog memamerkan mesin Sentra Pengolahan Beras (SPB) berteknologi Rice to Rice.

Teknologi modern ini diklaim mampu meningkatkan efisiensi pengolahan sekaligus menjaga kualitas beras tetap tinggi sebelum disalurkan ke masyarakat. Proses mulai dari pengolahan hingga pengemasan dilakukan terpusat dengan kontrol mutu ketat.

“Bulog tidak hanya memastikan ketersediaan stok, tetapi juga menjamin kualitas beras yang didistribusikan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi modern seperti Rice to Rice. Ini merupakan komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik,” tegas Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani.

Transparansi & Akuntabilitas ke DPR

Kunjungan Habiburokhman yang didampingi Dirut Bulog dan Pemimpin Wilayah DKI Jakarta & Banten itu bertujuan mengecek langsung kondisi riil stok beras pemerintah. Rombongan meninjau kapasitas gudang, kualitas beras, hingga kesiapan distribusi.

Habiburokhman mengapresiasi kinerja Bulog. Ia menyebut stok beras nasional saat ini sangat memadai, bahkan tembus lebih dari 5 juta ton. “Gudang-gudang Bulog terisi penuh, termasuk pemanfaatan gudang tambahan yang juga dalam kondisi optimal. Dengan demikian, kebutuhan beras masyarakat dipastikan aman dan tercukupi,” kata anggota DPR RI dari Partai Gerindra Dapil DKI Jakarta I tersebut.

Ia juga menilai Indonesia berada dalam kondisi swasembada beras dan akan terus memperkuat capaian itu.

Teknologi Jadi Kunci 

Dirut Bulog menambahkan, penerapan teknologi merupakan bagian penting transformasi Bulog untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Sinergi dengan DPR jadi wujud transparansi dan akuntabilitas Bulog.

“Kunjungan ini menjadi wujud transparansi dan akuntabilitas Bulog dalam memastikan bahwa cadangan beras pemerintah berada dalam kondisi aman, berkualitas, dan terkendali,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Dengan SPB dan teknologi Rice to Rice, Bulog tak hanya fokus pada kuantitas 5 juta ton cadangan, tapi juga memastikan setiap butir beras yang sampai ke masyarakat memenuhi standar mutu premium. Langkah ini krusial menjaga stabilitas pasokan sekaligus kepercayaan publik di tengah fluktuasi harga pangan global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.