Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BRIN Dorong Varietas Baru Perkebunan Dongkrak Nilai Ekspor

📅 Senin, 06 Nov 2023, 16:55 WIB | Oleh:
BRIN Dorong Varietas Baru Perkebunan Dongkrak Nilai Ekspor Doc: Istimewa
Ket. Sidang pelepasan varietas tanaman perkebunan semester II tahun 2023. Pada kesempatan tersebut, BRIN meluncurkan empat varietas baru kakao, tembakau, dan pinang wangi yang diharapkan mampu meningkatkan nilai ekspor komoditas perkebunan.

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong lahirnya varietas baru perkebunan demi mendongkrak nilai ekspor. Terbaru, BRINmelalui Pusat Riset Hortikultura dan Perkebunan beserta mitra berhasil melepas empat varietas unggul baru perkebunan, yaitu varietas Pinang Wangi Sikucua, varietas Tembakau Kemloko 7 dan Kemloko 8 serta varietas Kakao BB1.

"Dengan bertambahnya jumlah varietas baru akan berkontribusi pada peningkatan nilai ekspor komoditas perkebunan,"ujarKepala Pusat Riset Hortikultura dan Perkebunan BRIN, Dwinita Wikan Utami, dalam keterangannya, Minggu (5/10).

Dia mengatakan, terdapat sejumlah keunggulan dari varietas pinang, tembakau dan kakao yang perlu untuk diketahui. Pinang Wangi Sikucua adalah pinang yang berasal dari Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat.

Keunggulan Pinang Wangi ini memiliki jumlah tandan yang lebih banyak, yaitu 6.14 buah pertahun dibandingkan varietas pinang yang telah dirilis sebelumnya. Tak hanya itu, varietas baru pinang ini memiliki wangi pandan pada daging buah, kulit buah, mayang bunga, daun, batang dan akarnya.

"Potensi benihnya dari 650 PIT sebanyak 369.407 butir per tahun. Jumlah tersebut dapat memenuhi kebutuhan benih untuk pengembangan atau peremajaan seluas 256,76 hektar per tahun," jelasnya.

Untuk varietas Tembakau Kemloko 7 dan Kemloko 8, kata Dwi, juga memiliki keunggulan tersendiri. Tembakau Temanggung ini merupakan tembakau aromatis yang digunakan sebagai bahan baku utama rokok kretek.

Keunggulan varietas baru tembakau ini diyakini lebih tahan terhadap penyakit layu bakteri (R. solanacearum)dan cendawan (P. nicotianae), serta moderat tahan terhadap nematoda puru akar (Meloidogyne spp). "Tentunya hal ini menjadi keunggulan tersendiri dibanding tembakau dari daerah lain," tambahnya.

Dia mengungkapkan, untuk varietas Kakao BB1 (Buntu Batu 1) yang ditanam oleh petani Kecamatan Bupon, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan memiliki keunggulan dapat menghasilkan nilai buah yang lebih tinggi. Analisis finansial usaha tani kakao klon BB1 menunjukkan tingkat kelayakan yang tinggi.

Hal ini dikarenakan tingkat produktivitas klon BB1 yang tinggi dengan rata-rata produksi lebih dari 2 kg - 3.5 kg biji kering per pohon dari umur 4 sampai 25 tahun. Sebagai upaya untuk mempercepat pengembangan kakao BB1, saat ini telah di bangun kebun entres kakao.

"Lokasinya di Stasiun Riset Kakao desa Tarengge Kecamatan Wottu Luwu seluas 0,5 ha dengan populasi 1.000 pohon dan di Kabupaten Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Tenggara," ungkapnya.

Dwi menekankan, kakao, tembakau dan pinang wangi masih menjadi andalan bagi pendapatan nasional dan berpotensi mendulang devisa negara. Dengan demikian, riset, inovasi, dan kolaborasi melibatkan berbagai mitra masih sangat diperlukan.

"Ini untuk peningkatkan produktivitas tanaman perkebunan yang nantinya akan mendongkrak nilai ekspor komoditas perkebunan," tandasnya. ruf

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.