Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD: Tiga Kecamatan di Aceh Utara Terendam Banjir

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 18:40 WIB | Oleh:
BPBD: Tiga Kecamatan di Aceh Utara Terendam Banjir Doc: ANTARA/Rahmad
Ket. Warga menerobos banjir saat keluar dari permukiman di Desa Alue Thoe, Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara, Aceh, Senin (9/10).

BANDA ACEH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara menyebut tiga kecamatan di kabupaten tersebut masih terendam banjir akibat curah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Mulyadi, Selasa, mengatakan sebelumnya ada tujuh kecamatan di Aceh Utara yang terendam banjir, namun kini hanya tiga kecamatan yang masih terendam, sedangkan debit air di empat kecamatan lainnya sudah surut.

"Masih ada tiga kecamatan yang terendam banjiryaitu Matang Kuli, Pirak Timu, dan Tanah Luas, sedangkan empat kecamatan lainnya sudah surut. Kondisi cuaca hari ini di Aceh Utara juga cerah, mudah-mudahan tidak hujan lagi," katanya saat dihubungi dari Banda Aceh.

Ia menjelaskan, banjir di Aceh Utara mulai terjadi pada Jumat (6/10) lalu, yang melanda Kecamatan Matang Kuli, Pirak Timu, dan Tanah Luas. Kemudian banjir di tiga wilayah itu sudah surut pada Minggu (8/10).

Namun, lanjut dia, karena kondisi cuaca hujan deras pada Minggu (8/10) malam, maka pada Senin (9/10) pagi banjir susulan kembali terjadi di tiga kecamatan tersebut, serta empat kecamatan lainnya yaitu Kecamatan Syamtalira Aron, Samudera, Sawang, dan Gereudong Pasee.

"Banjir di Syamtalira Aron, Samudera, Sawang, dan Gereudong Pasee ini hanya sehari saja. Saat ini banjir sudah surut lagi dan aktivitas masyarakat kembali normal," ujarnya.

Ia menambahkan, banjir di Aceh Utara terjadi karena meluapnya Sungai Krueng Sawang, Krueng Pasee, Krueng Pirak, Krueng Kereuto dan Krueng Peto akibat hujan deras di Aceh Utara dan wilayah dataran tinggi Kabupaten Bener Meriah.

Secara keseluruhan, lanjut dia, ketinggian air yang menggenangi permukiman penduduk berkisar antara 20-120 cm, dengan total rumah terendam sebanyak 4.439 unit, korban terdampak 14.796 jiwa dalam 5.561 kepala keluarga (KK).

"Sedangkan pengungsi sebanyak 2.158 jiwa dalam 747 KK yang berada di tujuh titik yaitu dua titik di Matang Kuli dan lima titik di Tanah Luas. Mereka sementara mengungsi ke meunasah (mushalla) sambil memantau kondisi rumah," ujarnya.

BPBD Aceh Utara mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi banjir yang dipicu hujan. Apalagi BMKG memprakirakan Aceh pada Oktober 2023 sudah memasuki musim hujan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.