Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bogor Canangkan 220 Hektare Hutan Kota, Hulu Ciliwung Jadi Prioritas

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 16:24 WIB | Oleh:
Bogor Canangkan 220 Hektare Hutan Kota, Hulu Ciliwung Jadi Prioritas Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto pada mencanangkan penanaman hutan kota di Puncak Ajip, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/2).

Kabupaten Bogor -- Pemerintah Kabupaten Bogor mencanangkan penanaman hutan kota seluas 220 hektare di seluruh wilayah sebagai upaya menjaga kawasan hulu Sungai Ciliwung dan memulihkan fungsi lingkungan secara berkelanjutan.

Pencanangan tersebut ditandai dengan kegiatan penanaman pohon yang dipimpin Rudy Susmanto di kawasan hutan kota Puncak Ajip, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis.

Rudy Susmanto mengatakan kawasan hulu Sungai Ciliwung memiliki kepentingan strategis karena menopang kebutuhan air lintas wilayah, mulai dari Kabupaten Bogor hingga daerah hilir seperti Depok, Bekasi, dan DKI Jakarta.

“Hulu Sungai Ciliwung memang berada di Kabupaten Bogor, tetapi tanggung jawab menjaganya adalah tanggung jawab bersama seluruh masyarakat yang mencintai alam, lingkungan, dan sumber daya air,” katanya.

Ia menjelaskan program hutan kota tersebut dirancang dengan skema minimal satu hektare di setiap kecamatan. Dari total 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, program ini ditargetkan mencakup sedikitnya 40 hektare ditambah sejumlah lahan milik pemerintah daerah.

“Pada tahap awal, setelah kami inventarisasi, total luasan penanaman yang akan dilakukan mencapai sekitar 220 hektare. Ini adalah warisan lingkungan yang kita titipkan untuk anak cucu ke depan,” ujarnya.

Rudy menyebut hingga saat ini penanaman pohon telah dilaksanakan di 30 kecamatan, sementara 10 kecamatan lainnya masih dalam tahap penyediaan dan pematangan lahan. Pemerintah daerah, kata dia, akan membantu proses komunikasi dan fasilitasi agar seluruh kecamatan dapat memenuhi target minimal tersebut.

Selain kawasan hutan kota, penanaman juga dilakukan di sejumlah ruas jalan dan jalur tengah yang sedang dibangun, termasuk di wilayah Bojonggede–Kemang dengan panjang sekitar delapan kilometer, menyesuaikan karakteristik tanah dan kondisi iklim setempat.

Menurut Rudy, pemilihan jenis bibit dilakukan secara variatif dan disesuaikan dengan kondisi wilayah agar tingkat keberhasilan tumbuh optimal. Pemerintah daerah juga menyiapkan tim khusus untuk melakukan pemeliharaan tanaman selama satu tahun setelah penanaman.

Ia menegaskan program ini tidak hanya berorientasi pada penambahan ruang hijau, tetapi juga untuk memulihkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya gotong royong dalam menjaga lingkungan.

“Banjir dan longsor yang terjadi selama ini bukan semata-mata takdir. Ada kontribusi kelalaian manusia. Karena itu, penanaman pohon ini adalah langkah pencegahan jangka panjang, bukan sekadar kegiatan seremonial,” katanya.

Sementara, Pendiri Bank Pohon Nusantara Sandi Adam yang juga menjadi pengelola hutan kota Puncak Ajip mengatakan pihaknya turut menyuplai bibit tanaman untuk mendukung program penanaman pohon Pemerintah Kabupaten Bogor.

Ia menjelaskan Bank Pohon Nusantara mampu memproduksi sekitar 100 ribu hingga 200 ribu bibit pohon setiap tahun, dengan total 96 jenis tanaman buah dan kayu-kayuan khas Jawa Barat, termasuk 18 jenis pohon yang tergolong langka.

“Kami mendukung program penanaman hutan kota dengan menyuplai bibit, karena Bank Pohon Nusantara mampu memproduksi sekitar 100 ribu hingga 200 ribu bibit per tahun dari 96 jenis pohon buah dan kayu-kayuan khas Jawa Barat, termasuk 18 jenis pohon langka,” kata Sandi Adam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.