Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB Ungkap Pencarian Korban Longsor di Kabupaten bandung Barat Terkendala Tanah Labil

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 15:25 WIB | Oleh:
BNPB Ungkap Pencarian Korban Longsor di Kabupaten bandung Barat Terkendala Tanah Labil Doc: RRI/Tangkapan Layar Video Warga

KABUPATEN BANDUNG BARAT - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hingga kini, puluhan warga masih dinyatakan hilang akibat bencana tanah longsor yang terjadi Sabtu (24/1) dini hari.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan pengerahan alat berat sudah dilakukan untuk mempercepat pencarian korban. Namun, kondisi tanah yang labil menjadi kendala utama proses evakuasi.

Menurut dia, faktor keselamatan petugas menjadi perhatian serius karena struktur tanah di lokasi longsor belum stabil.

“Kondisi tanah yang masih labil menjadi tantangan bagi tim SAR gabungan dalam melakukan operasi pencarian,” ujar Muhari dalam keterangannya, Minggu (25/1).

BNPB bersama BPBD Kabupaten Bandung Barat dan lintas instansi terus melakukan pendataan lanjutan serta pemantauan di wilayah terdampak longsor. Fokus utama saat ini adalah menemukan korban yang masih tertimbun material tanah sekaligus memastikan tidak ada potensi longsor susulan.

Berdasarkan data sementara, hingga kini tercatat 11 jenazah korban longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Sementara itu, sebanyak 79 warga lainnya masih dinyatakan hilang.

Dari jumlah korban meninggal dunia tersebut, tujuh jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat. Proses identifikasi melibatkan tenaga medis dan forensik dengan dukungan teknologi guna memastikan keakuratan data korban serta menjaga aspek kemanusiaan.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra, menyebut hingga Minggu pagi total korban yang berhasil dievakuasi terdiri dari 11 orang meninggal dunia. Kemudian 23 orang dilaporkan selamat.

“Jadi sampai hari ini, laporan yang kita terima itu ada 11 yang ditemukan, 23 selamat. Dan 79 masih dicari,” kata Niko.

Aparat gabungan memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan mengedepankan keselamatan personel. Ia berharap kondisi cuaca dan stabilitas tanah segera membaik agar proses evakuasi dapat berjalan lebih optimal. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

37 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.