Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Prakirakan Kota-kota Besar di Indonesia Alami Hujan Ringan hingga Sedang

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 07:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Prakirakan Kota-kota Besar di Indonesia Alami Hujan Ringan hingga Sedang Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Pengendara diguyur hujan saat melintasi jalan raya Bypass Mataram-Gerung di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang, hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Jumat (17/4).

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Puji Sibuea menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang dari Selat Karimata hingga Kalimantan Barat, di pesisir barat Aceh, dari Laut Banda hingga Papua Selatan bagian selatan, pesisir barat Sumatera Barat hingga Sumatera Utara, pesisir timur Lampung hingga Sumatera Selatan, serta dari pesisir selatan Jawa Timur hingga Jawa Tengah.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni di wilayah Pekanbaru, Tanjung Pinang, Palembang, Banjarmasin, Tanjung Selor, Jayapura, dan Merauke.

Sementara itu, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Banda Aceh, Medan, Padang, Jambi, Pangkal Pinang, Bengkulu, Bandar Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Denpasar, Mamuju, Palu, Gorontalo, Ternate, Manokwari, dan Jayawijaya.

Adapun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, di antaranya wilayah Yogyakarta, Surabaya, Mataram, Kupang, Manado, Makassar, Kendari, Ambon, dan Nabire.

Sebelumnya pada Kamis (16/4), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa curah hujan tinggi di wilayah barat Pulau Sumatera hingga Jawa masih dipengaruhi oleh dampak tidak langsung dari bibit siklon tropis 92S di Samudra Hindia, barat daya Sumatera.

Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin di Jakarta, Kamis, menyampaikan, meski posisi bibit siklon tersebut diprediksi semakin menjauhi wilayah Indonesia, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Meskipun semakin menjauh, dampak fenomena ini tetap dapat memengaruhi kondisi cuaca ekstrem secara lokal. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi dalam dua hingga tiga hari ke depan,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.