Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Black Friday Awali Musim Belanja di AS Saat Ekonomi Tak Menentu

📅 Sabtu, 25 Nov 2023, 09:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Black Friday Awali Musim Belanja di AS Saat Ekonomi Tak Menentu Doc: AFP
Ket. Arsip - Kegiatan tahunan Black Friday di toko-toko fisik diperkirakan akan dialihkan secara online pada masa lockdown Covid-19.

NEW YORK - Upaya pengecer AS untuk menarik pembeli hadiah liburan semakin meningkat akhir pekan ini ketika hari belanja "Black Friday" dimulai dengan diskon besar-besaran.

Penjualan besar-besaran pada hari setelah Thanksgiving, sebuah kebiasaan yang semakin banyak diadopsi di Eropa dan pasar lainnya, terjadi di tengah kegelisahan terhadap perekonomian tahun ini.

Akibatnya, penurunan harga diperkirakan akan sangat besar, yang mencerminkan tekanan yang dialami toko-toko untuk memikat konsumen AS yang letih karena inflasi tinggi dan dampak Covid-19 berkepanjangan.

"Black Friday" akan diikuti oleh "Cyber ??Monday", karena sektor ini berupaya menarik para pemburu barang murah.

Kerumunan orang memadati pintu department store Macy's di Manhattan ketika toko dibuka pada Jumat (24/11) pukul 6:00 pagi yang setelah seremonial hitung mundur.

Konsumen mengatakan tidak hanya mencari penawaran tetapi juga senang menikmati suasana perayaan.

"Ini Black Friday, ada penjualan besar. Tidak ada tempat yang lebih baik untuk berbelanja pada waktu Natal daripada Manhattan," kata Sandee Foster (74), seorang pelanggan.

Pelanggan lainnya, Cristina Carradero yang berusia 30 tahun dari Puerto Rico, mengatakan, pergi berbelanja pada Black Friday bersama ibunya adalah sebuah tradisi.

"Kami hanya memiliki versi yang berbeda di sini di New York," katanya.

Di Nantucket, sebuah pulau di lepas pantai Massachusetts, Presiden Joe Biden pergi berbelanja sambil mampir ke toko buku, yang disebutnya sebagai "tradisi".Biden dan keluarganya melakukan perjalanan tahunan ke tempat liburan mewah untuk merayakan Thanksgiving.

Sementara itu, raksasa e-commerce Amazon dilanda aksi mogok di sejumlah lokasi di Inggris, Jerman, dan Italia selama event belanja tahunan. Para pekerja menuntut upah yang lebih tinggi dan kondisi yang lebih baik.

Banyak yang memprediksi lalu lintas konsumen akan padat. National Retail Federation (NRF) memperkirakan lebih dari 182 juta konsumen akan berbelanja di toko dan online selama akhir pekan.

Jumlah pemilih akan melampaui angka tahun lalu sebesar 16 juta dan merupakan rekor sejak kelompok perdagangan tersebut mulai melacak periode tersebut pada tahun 2017.

Meskipun Black Friday penting, toko-toko telah menawarkan penawaran selama berminggu-minggu, memasarkan penjualan Black Friday di awal bulan Oktober.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.