Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bintang Ungkap Penanganan TPPO Perlu Kerja Sama Berkesinambungan

📅 Jumat, 10 Nov 2023, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bintang Ungkap Penanganan TPPO Perlu Kerja Sama Berkesinambungan Doc: kemenpppa.go.id

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, mengatakan dalam upaya mengatasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO), diperlukan pencegahan dan penanganan yang berkelanjutan serta dukungan dari semua pihak.

"Kerja sama dengan multi-pihak menjadi kunci dalam pencegahan dan penanganan permasalahan TPPO," kata Bintang Puspayoga dalam keterangan di Jakarta, Rabu (8/11).

Menurut Bintang Puspayoga, perlu ada langkah bersama dalam menghentikan TPPO, salah satunya dengan memperkuat kerja sama, baik secara bilateral maupun regional melalui pendekatan kesetaraan gender dalam mewujudkan kawasan Asean yang lebih bersatu, aman, dan makmur.

"Pemerintah Indonesia mendukung penuh dan menantikan komitmen berkelanjutan dari negara-negara Asean dalam menghapus perdagangan orang dan melindungi perempuan dan anak yang paling rentan terdampak dan menjadi korban TPPO," kata dia.

Untuk itu, pihaknya mendorong komitmen dan kerja sama bilateral maupun regional antar negara-negara Asean dalam melawan TPPO di kawasan Asean.

Lebih lanjut, Bintang Puspayoga mengatakan penanganan kasus TPPO dan perlindungan pekerja migran di kawasan Asean perlu dilakukan melalui pendekatan kesetaraan gender dan penghargaan mendasar terhadap hak asasi manusia (HAM).

Praktik TPPO adalah persoalan serius yang mengancam masyarakat, khususnya perempuan dan anak. TPPO juga sering kali mengakibatkan pelanggaran HAM dasar dan martabat individu yang tak terhingga jumlahnya.

"Dampak dari TPPO tidak hanya memberikan penderitaan fisik dan psikologis korban semata, tetapi juga mengancam kestabilan sosial, mendorong ketidaksetaraan, dan ancaman terhadap nilai-nilai HAM dan keadilan," papar dia.

TPPO merupakan kejahatan yang bersifat melampaui lintas batas negara, terorganisasi melalui sindikat, sehingga membutuhkan penanganan secara bersama-sama di antara lingkup internasional, khususnya di kawasan Asean. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

42 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.