Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Biden: AS Bantu Ukraina Rp36,3 Triliun, Termasuk Sistem Pertahanan Udara

📅 Sabtu, 28 Sep 2024, 02:26 WIB | Oleh:
Biden: AS Bantu Ukraina Rp36,3 Triliun, Termasuk Sistem Pertahanan Udara Doc: ANTARA/foto-Anadolu
Ket. Departemen Pertahanan Amerika Serikat telah mengumumkan bantuan keamanan senilai 2,4 miliar dolar AS (sekitar Rp36,3 triliun) untuk Ukraina, yang akan memberikan pertahanan udara tambahan bagi Kiev, kata Presiden AS Joe Biden pada Kamis (26/9).

MOSKOW - Departemen Pertahanan Amerika Serikat telah mengumumkan bantuan keamanan senilai 2,4 miliar dolar AS (sekitar Rp36,3 triliun) untuk Ukraina, yang akan memberikan pertahanan udara tambahan bagi Kiev, kata Presiden AS Joe Biden pada Kamis (26/9).

"Departemen Pertahanan mengumumkan bantuan keamanan senilai 2,4 miliar dolar AS melalui Inisiatif Bantuan Keamanan Ukraina, yang akan menyediakan sistem pertahanan udara tambahan, Sistem Udara Tanpa Awak, serta amunisi udara-ke-darat. Selain itu, bantuan ini akan memperkuat basis industri pertahanan Ukraina dan mendukung kebutuhan pemeliharaan serta keberlanjutannya," kata Biden dalam pernyataannya.

Paket baru ini mencakup baterai pertahanan udara Patriot tambahan dan rudal, serta amunisi jarak jauh Joint Standoff Weapon, tambah presiden.

"Saya telah mengarahkan Departemen Pertahanan untuk mengalokasikan seluruh dana bantuan keamanan yang tersisa yang telah dialokasikan untuk Ukraina sebelum akhir masa jabatan saya," kata Biden.

Biden juga menyatakan telah menginstruksikan Pentagon untuk memperluas program pelatihan bagi pilot Ukraina dalam pengoperasian jet tempur F-16. Washington berencana melatih 18 pilot tambahan pada tahun 2025.

"Untuk memperkuat kapasitas angkatan udara Ukraina, saya telah mengarahkan Departemen Pertahanan untuk memperluas pelatihan bagi pilot F-16 Ukraina, termasuk dengan mendukung pelatihan 18 pilot tambahan tahun depan," ungkap Biden.

Biden juga menyampaikan rencana untuk mengadakan pertemuan tingkat pemimpin Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina di Jerman, guna mengkoordinasikan upaya lebih dari 50 sekutu Ukraina dalam memberikan dukungan militer yang dibutuhkan Kiev.

Sumber: Sputnik-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

15 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.