Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berita Gembira, Tiongkok Kabarkan Pemerintah Myanmar dan Kelompok Bersenjata Capai Kesepakatan Damai

📅 Selasa, 21 Jan 2025, 05:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, Tiongkok Kabarkan Pemerintah Myanmar dan Kelompok Bersenjata Capai Kesepakatan Damai Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning.

Beijing - Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyebut pemerintah junta militer Myanmar mencapai kesepakatan damai dengan salah satu kelompok etnis bersenjata yaitu Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar.

"Pemerintah Myanmar dan Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar mengadakan putaran ketujuh pembicaraan damai di Kunming, provinsi Yunnan. Kedua pihak mencapai dan menandatangani perjanjian gencatan senjata resmi," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing pada Senin (20/1).

Mao Ning menyampaikan pembicaraan damai tersebut dilakukan pada Januari 2025, tanpa menyebut tanggal pasti, sebagai upaya Tiongkok untuk melakukan mediasi dan mendorong perbaikan kondisi di Myanmar.

"Kedua pihak sepakat menghentikan pertempuran pada pukul 12 malam pada 18 Januari 2025, waktu Beijing. Kedua pihak juga berterima kasih kepada Tiongkok karena telah memfasilitasi hasil putaran pembicaraan damai," ungkap Mao Ning.

Mao Ning mengungkapkan pemerintah Tiongkok sepenuhnya ingin untuk meredakan ketegangan di Myanmar utara, melayani kepentingan bersama pihak di Myanmar dan negara-negara di kawasan, hingga memastikan keselamatan dan keamanan, stabilitas dan pembangunan wilayah perbatasan Tiongkok-Myanmar.

"Tiongkok dan Myanmar adalah tetangga yang bersahabat, dan kami dengan tegas menentang perang dan pergolakan di Myanmar. Kami berharap semua pihak akan menjaga momentum gencatan senjata dan perundingan damai, sungguh-sungguh melaksanakan kesepahaman bersama yang ada, mengambil inisiatif dalam meredakan situasi di lapangan dan selanjutnya berunding dan menyelesaikan isu-isu terkait melalui dialog," jelas Mao Ning.

Tiongkok, ungkap Mao Ning, dengan tegas mendukung Myanmar dalam menjaga kemerdekaan, kedaulatan, persatuan nasional dan integritas teritorial, serta dengan tegas mendukung upaya Myanmar untuk menjaga negara tetap damai dan stabil serta mengembangkan ekonominya.

"Tiongkok juga tegas mendukung Myanmar dalam mewujudkan rekonsiliasi politik sedini mungkin dan memajukan agenda politik dalam negerinya di bawah kerangka konstitusi. Tiongkok siap untuk secara aktif mempromosikan perundingan perdamaian dan memberikan dukungan serta bantuan untuk proses perdamaian di Myanmar utara," tambah Mao Ning.

Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar (Myanmar National Democratic Alliance Army atau MNDAA) adalah salah satu dari sejumlah kelompok bersenjata etnis minoritas yang berjuang untuk mengusir militer dari apa yang dianggap sebagai wilayah milik mereka.

Kelompok tersebut merupakan bagian dari apa yang disebut Aliansi Tiga Persaudaraan, bersama Tentara Pembebasan Nasional Ta’ang (TNLA), dan Tentara Arakan (AA) yang melancarkan serangan terhadap junta militer pada akhir Oktober 2023 di sebagian besar wilayah yang berada di dekat perbatasan Tiongkok.

MNDAA, yang juga terdiri dari etnis Tionghoa, mengatakan pada Juli 2024 telah menguasai pangkalan militer besar di dekat perbatasan Tiongkok.

Myanmar jatuh ke dalam kekacauan sosial, politik, dan ekonomi setelah pada Februari 2021 tentara Myanmar merebut kekuasaan melalui kudeta terhadap pemerintahan Aung San Suu Kyi.

Ttentara junta melancarkan kekerasan terhadap rakyat yang menentang dan memunculkan kelompok oposisi bersenjata di berbagai wilayah.

Tiongkok pun beberapa kali sudah menyampaikan kekhawatirannya di sepanjang perbatasannya yang panjangnya lebih dari 2.000 kilometer dengan Myanmar akan membahayakan investasi dan perdagangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.