Berbagai Lomba Tujuh Belasan juga untuk Kukuhkan Nasionalisme Warga Kediri
📅 Senin, 11 Agu 2025, 01:02 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
KEDIRI – Ini visi yang bagus bagi pemda bahwa lomba-lomba dalam rangka HUT ke 80 RI bukan sekadar senang-senang, namun ada upaya memperkokoh nasionalisme. Itulah yang dilakukan Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur.
Pemkot mengukuhkan semangat nasionalisme masyarakat melalui berbagai lomba bernuansa tempo dulu dalam rangka memperingati HUT Ke-80 Kemerdekaan RI.
Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha beserta jajaran bisa bertemu dan menyapa masyarakat. “Lomba-lomba ini digelar sebagai ajang nostalgia betapa serunya permainan zaman dulu yang melibatkan aktivitas fisik dan bersenang-senang," kata Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati di Kediri, Minggu.
Ia mengatakan lomba yang berlangsung di di Jalan Dhoho Kota Kediri itu, sebagai sarana berkumpul dan bertemu masyarakat secara bersama-sama. Menurutnya, urusan memang atau kalah lomba sebagai hal biasa karena kegiatan tersebut bertujuan positif untuk mewujudkan kebahagiaan bersama.
"Menang kalah tentu hal yang biasa dalam perlombaan namun terpenting kami berbahagia dengan masyarakat dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," ujarnya. Mbak Wali, sapaan akrab Vinanda Prameswati itu, menyatakan bersyukur karena animo masyarakat yang besar dalam mengikuti lomba-lomba yang diselenggarakan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Total 12 lomba dapat diikuti anak-anak hingga dewasa, antara lain lomba memasukkan bendera, trenggiling kardus, memindahkan air ke botol, lomba kelereng, kempit balon dan nyunggi tampah, menggiring balon dengan terong, mengeluarkan bola dari kardus, lomba ngedot, makan kerupuk, memasukkan pensil dalam botol, memasang besek, dan balap karung.
"Syukurlah sambutan masyarakat begitu luar biasa bahkan semua semangat mengikuti berbagai macam lomba. Harapannya lomba-lomba ini dapat semakin mempererat kedekatan antar-masyarakat," kata dia. Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha mengharapkan kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan.
Menurut dia, kegiatan semacam ini salah satu upaya mewujudkan daerah setempat sebagai Kediri City Tourism (D'CITO) di mana masyarakat maupun orang dari luar daerah dapat datang untuk menyaksikan dan mengikuti lomba-lomba yang seru. "Harapannya ini bisa mewujudkan D'CITO. Orang bisa datang berkunjung ke Kota Kediri melihat serunya perlombaan zaman dulu di Kota Kediri," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketua Panitia Lomba Agustusan Pemkot Kediri Endang Kartikasari mengatakan perlombaan ini untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat dalam menyambut HUT Ke-80 Republik Indonesia di daerah setempat. Hadiah tak hanya diberikan kepada mereka yang meraih juara lomba, namun masyarakat yang berpartisipasi juga mendapat hadiah.
Sebanyak 12 organisasi perangkat daerah (OPD) yang menyelenggarakan berbagai lomba ini, seperti Dinkop UMTK, DPKP, Dinsos, Dindik, DPMPTSP, RSUD Kilisuci, Dispendukcapil, RSUD Gambiran, DKPP, BKPSDM, Dinkes, Bagian PBJ Kota Kediri.
"Ini kolaborasi penyelenggaranya 12 OPD tapi OPD yang lain juga saling mendukung. Jadi di sini bisa dilihat setiap Minggu banyak UMKM yang berjualan di sini. Dengan adanya lomba ini juga menggerakkan ekonomi," kata dia. Salah seorang warga peserta lomba, Cinta, mengaku bernostalgia dengan masa kecil melalui keikutsertaan dalam lomba trenggiling kardus. Menurutnya, lomba ini unik dan baru pertama kali diikuti.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!