Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Janji Farhan di 100 Hari Pemerintahannya di Kota Bandung, Nomor Satu soal Ini

📅 Kamis, 20 Feb 2025, 14:10 WIB | Oleh:
Janji Farhan di 100 Hari Pemerintahannya di Kota Bandung, Nomor Satu soal Ini Doc: antara foto
Ket. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan

JAKARTA - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan bahwa fokus utama 100 hari pemerintahannya adalah mengatasi masalah sampah di Kota Bandung.

"Nomor satu sampah dahulu karena sampah merupakan bagian dari kehidupan kita sehari-hari," ujar Farhan usai dilantik di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (20/2).

Menurut dia, sampah merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun, tidak ada yang mau bertanggung jawab mengurusnya.

Farhan menekankan pentingnya mengubah budaya masyarakat dalam mengelola sampah.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang mengembalikan pengelolaan sampah dengan tiga tahap utama, yaitu pemusnahan, pengolahan, dan pemilahan.

Tahap pertama adalah pemusnahan sampah, mengingat Bandung saat ini berada dalam kondisi darurat akibat banjir sampah.

"Karena masa darurat sekarang adalah pemberantasan dahulu, pemberantasan sampah, dimusnahkan dahulu semua sampah karena sekarang Bandung banjir sampah," ucapnya.

Setelah tahap pemusnahan, lanjut dia, proses akan dilanjutkan dengan pengolahan sampah. Baru pada akhir tahun, edukasi tentang pemilahan sampah akan digencarkan.

Wali Kota Bandung menjelaskan bahwa saat ini dari 1.560 rukun warga (RW) di Bandung, baru sekitar 400 RW yang berstatus bebas sampah.

Farhan menargetkan pada akhir Juni 2025 jumlah RW bebas sampah akan mencapai 500, kemudian pada akhir tahun 2025 sebanyak 1.000 RW.

Selanjutnya, pada tahun 2026, dia berharap seluruh kawasan di Bandung sudah bebas sampah.

"Pada tahun 2026 sudah 1.500 semua kawasan bebas sampah," kata dia.

Lebih lanjut Farhan memandang perlu pengelolaan sampah harus secara langsung agar tidak menumpuk.

"Sampah yang dihasilkan hari ini harus diselesaikan pada hari yang sama," jelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.