Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berantas Narkotika, BNNP Jatim Gandeng Tokoh Agama Tekan Peredaran Narkoba di Bangkalan

📅 Rabu, 30 Agu 2023, 00:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berantas Narkotika, BNNP Jatim Gandeng Tokoh Agama Tekan Peredaran Narkoba di Bangkalan Doc: ANTARA/HO-Pemkab Bangkalan
Ket. Plt. Bupati Bangkalan Mohni foto bersama penjabat BNNP Jatim dan perwakilan tokoh agama serta tokoh masyarakat pada Rakor Kelembagaan Pemberantasan Narkoba di Bangkalan, Selasa (29/8/2023).

Bangkalan - Berantas narkotika, Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Bangkalan guna menekan peredaran narkoba yang akhir-akhir ini masih marak di wilayah itu.

"Ini kami lakukan karena tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam ikut mendukung dan memberikan kesadaran kepada masyarakat," kata Kepala BNNP Jatim Brigjen Polisi M. Aris Purnomo dalam Rapat Koordinasi Kelembagaan Pemberantasan Narkoba di Bangkalan, Selasa.

Menurut ia, arahan dari kalangan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang bahaya narkoba penting dilakukan.

"Oleh karena itu, melalui peran aktif tokoh agama dan tokoh masyarakat ini, kita harus bisa membentuk generasi muda Indonesia yang berkualitas, produktif, nasionalis, dan berkarakter, salah satunya dengan mengajak mereka menjauhi narkoba," katanya.

Aris mengatakan narkotika merupakan kejahatan luar biasa yang terorganisasi dan berdampak negatif secara luas serta luar biasa bagi kehidupan bangsa.

Saat ini, sambung Kepala BNNPJatim, Indonesia sudah mengalami darurat narkoba sehingga perlu upaya luar biasa untuk mencegah dan memberantas peredaran dan penyalahgunaannya.

Pelaksana Tugas Bupati Bangkalan Mohnipada kesempatan itu menyatakan bahwa Pemkab Bangkalan berkomitmen untuk memberantas narkoba, salah satu upaya yang dilakukan adalah membentuk Badan Nasional Narkoba (BNN) Kabupaten Bangkalan.

"Kami berharap dengan adanya BNN Kabupaten Bangkalan maka upaya pemberantasan peredaran narkoba di kabupaten ini akan lebih optimal karena lembaga ini dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat melalui edukasi, sosialisasi, dan penindakan. Hal ini sangat penting karena peredaran narkoba di Bangkalan masih tinggi," kata Mohni.

Kabupaten Bangkalan termasuk salah satu daerah di Jatim dengan status zona merah dalam peredaran narkoba.

Terkait peredaran narkoba di kabupaten paling barat Pulau Maduraitu, Polda Jatim belum lama ini menemukan adanya sebuah desa yang masyarakatnya banyak menjadi pengedar narkoba atau yang dikenal oleh warga sekitar dengan sebutan "kampung narkoba".

Daerah yang terkenal dengan sebutan kampung narkoba itu adalah Desa Parseh, Kecamatan Socah, Bangkalan, terletak sekitar 5 kilometer arah timur dari Kota Bangkalan.

Tim gabungan Polda Jatim melakukan penggerebekan di desa itu dan menemukan 37 bilik yang sengaja disediakan khusus oleh warga untuk pesta narkoba bagi pengguna yang datang ke desa itu.

Mereka yang datang ke kampung narkoba itu bukan hanya warga sekitar, tetapi banyak dari luar daerah, seperti Surabaya, Malang dan Sidoarjo.

"Kami yakin dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, BNN, tokoh masyarakat dan tokoh agama, peredaran narkoba bisa kita berantas," kata Kepala BNNP Jatim Aris Purnomo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.