Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bekasi Memetakan Lokasi TPS Rawan Banjir

📅 Jumat, 12 Jan 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bekasi Memetakan Lokasi TPS Rawan Banjir Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Ketua KPU Kabupaten Bekasi Ali Rido mengecek kotak suara pemilu di gudang penyimpanan logistik, Desa Karang Sari, Kecamatan Cikarang Timur.

BEKASI - Untuk berjaga-jaga, lokasi-lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang rawan diterjang banjir, mulai dihitung. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, Ali Rido, mengatakan pemetaan lokasi TPS telah dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

"Terkait lokasi pendirian TPS kita menerapkan titik koordinat sehingga bisa mengetahui apakah rawan banjir atau tidak," jelas Ali Rido. Jika banjir, sudah disediakan lokasi pengganti yang lebih aman. Intinya, jangan sampai lokasi maupun jalur menuju TPS membahayakan pemilih atau menghambat tugas pelaksana pemilu.

Menurutnya, sejauh ini masih menunggu hasil pemetaan akhir TPS yang masuk kategori rawan banjir berikut lokasi alternatifnya. Akan ada laporan dari PPK 23 Kecamatan. "Kita belum mendapatkan laporan secara spesifik terkait titik-titiknya," tandas Ali.

Kebetulan, dua hari lalu Bekasi diterjang hujan deras. Ada beberapa kecamatan tergenang. Ini perlu mitigasi kalau terjadi curah hujan tinggi saat pemilu. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika telah memprediksi puncak musim hujan di wilayah Kabupaten Bekasi, trjadi Februari-Maret, bertepatan penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024.

Bupati Bekasi Dani Ramdan juga telah minta penyelenggara pemilu untuk mewaspadai informasi prakiraan cuaca tersebut. Sebab tidak semua logistik pemilu bersifat anti-air, sehingga bisa rusak apabila terkena hujan.

"Karena itu kami tekankan KPU, Bawaslu, PPK, dibantu para camat untuk benar-benar mengantisipasi kemungkinan banjir di lokasi-lokasi TPS," katanya. Terkait keamanan, TNI dan kepolisian juga ikut mengawal logistik pemilu.

"Sekarang masih di tingkat kabupaten, nanti setelah bergeser ke kecamatan dan desa akan dikawal. Semoga aman terkendali," ujar Dani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

38 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.