Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bantul Bangun Ruang Terbuka Hijau di Tujuh Lokasi

📅 Selasa, 29 Okt 2024, 15:27 WIB | Oleh:
Bantul Bangun Ruang Terbuka Hijau di Tujuh Lokasi Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

BANTUL - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada tahun anggaran 2024 membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di tujuh lokasi guna mewujudkan capaian kawasan hijauan di daerah itu.

"Kalau capaian RTH di Bantul kurang lebih kurang dua persenan, makanya kami dorong yang RTH tahun ini selesai, tahun ini kami ada enam sampai tujuh titik untuk pembangunan RTH," kata Kepala DLHBantul Bambang Purwadi di Bantul, Selasa.

Menurut dia, sesuai Undang Undang (UU) Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruangmensyaratkan RTHpaling sedikit 30 persen dari luas wilayah, sehingga idealnya minimal 70 persen wilayah digunakan untuk bangunan dan 30 persen lahan hijau.

"Dan di Bantul RTH sudah 98 persen dari 30 persen luas wilayah Bantul, jadi masih kurang dua persenan, makanya kami fokus di 2024, karena beberapa titik pembangunan RTH sudah hampir selesai pekerjaannya," kata Bambang Purwadi.

Dia mengatakanRTH di tujuh lokasi yang dibangun pada tahun 2024 merata di beberapa wilayah, seperti di wilayah Trirenggo Bantul, wilayah Banguntapan, dan beberapa wilayah Bantul lainnya.

"Anggaran yang kami alokasikan untuk pembangunan RTH di Bantul sekitar Rp2 miliar, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Tidak banyak, karena kebutuhan anggarannya kecil-kecil, rata-rata Rp200 jutaan tiap lokasi," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakandengan adanya RTH di Bantul tersebut, harapannya bisa bermanfaat bagi masyarakat, kemudian dari pemerintah kelurahan juga bisa diarahkan untuk pemeliharaan terhadap RTHtelah dihibahkan oleh pemkab.

"Karena ini kan untuk fasilitas publik, tidak hanya rekreasinya, tapi edukasi, wisatanya, keindahan, kenyamanan. Dan yang penting kalau bicara RTH itu bagaimana menata kawasan yang kemudian bisa mensuplai oksigen," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

56 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.