Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bantu Warga dengan Bakti Sosial yang Fokus Pada Penanganan Mata Juling

📅 Minggu, 15 Okt 2023, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bantu Warga dengan Bakti Sosial yang Fokus Pada Penanganan Mata Juling Doc: ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti
Ket. Dokter Spesialis Mata Konsultan Strabismus JEC Eyes Hospitals and Clinic Gusti G. Suardana, SpM(K) (kiri) bersama Direktur Utama Rumah Sakti Mata JEC Menteng Referano Agustiawan (tengah) dan Ketua INAPOOS DR. dr. Feti Karfiati Memed, SpM(K), MKes (kanan) dalam sesi media yang diikuti di Jakarta, Sabtu (14/10/2023).

Jakarta - JEC Eye Hospitals and Clinics Menteng menggelar bakti sosial yang fokus pada penanganan mata juling atau strabismusuntuk membantu penderita dalam mengurangi risiko dan gangguan fungsi penglihatan pada mata.

"Tidak hanya mempengaruhi produktivitas penderitanya, mata malas (ambliopia) yang bisa menyebabkan mata juling bahkan dapat mengakibatkan gangguan fungsi penglihatan dengan berbagai derajat keparahan dan tingkat risiko mencapai 50 sampai 73 persen,"kata Dokter Spesialis Mata Konsultan Strabismus JEC Eyes Hospitals and Clinic Gusti G. Suardana, SpM(K) dalam sesi media yang diikuti di Jakarta, Sabtu.

Gusti menjelaskan bakti sosial ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta tindakan operasi mata juling gratis kepada masyarakat sejak tanggal 1 sampai 31 Oktober 2023 dan menyasar 30 penderita penerima manfaat.

"Target 30, tapi yang daftar sudah ada 15. Doakan semuanya lancar," ujarnya.

Dalam acara bertajuk "Bakti Sosial Operasi Mata Juling JEC" dipusatkan di Rumah Sakit Mata JEC Menteng, Jakarta Pusat, acara digelar sekaligus untuk memperingati Hari Penglihatan Sedunia pada 12 Oktober.

Nantinya, kata Gusti, pelaksanaan tindakan operasi penanganan mata juling memerlukan persiapan secara ekstensif dengan melibatkan para ahli medis yang memumpuni, Tim spesialis mata strabismus JEC, dan tim dokter anestesi JEC bersama tim perawat yang kompeten.

"Tahun ini turut dihadiri 21 dokter mata dari berbagai daerah Indonesia. Melalui inisiatif itu, JEC akan membagi ilmu, keahlian dan pengalamannya kepada profesional kesehatan mata di Tanah Air,"katanya.

Lewat bakti sosial, Gusti berharap kesadaran masyarakat mengenai mata juling dapat terus meningkat, dan terdorong untuk melakukan pengecekan mata sedini mungkin, sehingga potensi mata malas bisa dicegah.

Direktur Utama Rumah Sakti Mata JEC Menteng Referano Agustiawan menambahkan jajarannya bertekad untuk melanjutkan bakti sosial tersebut guna mengukuhkan kepedulian JEC dalam membantu masyarakat penyandang mata juling, terutama dari kalangan yang membutuhkan.

Dengan demikian, JEC dapat membantu masyarakat mendapatkan kembali kualitas hidup mereka.

"Sejalan dengan Hari Penglhatan Sedunia tahun ini, Love Your Eyes at Work, pemberian tindakan operasi mata dalam bekerja dan beraktivitas harian diharapkan mampu mendukung pasien mata juling untuk mencapai produktivitas yang optimal," kata Referano.

Terlebih berdasarkan sebuah studi global terbaru, prevalensi pasien dengan mata malas dilaporkan menyentuh 1,75 persen. Gangguan penglihatan ini dipicu oleh mata juling yang menyebabkan ketidakmampuan mata untuk bekerja sama secara sejajar.

Belum lagi prevalensi mata juling secara global diperkirakan mencapai 1,93 persen atau lebih dari 148 juta individu.

"JEC berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang andal, didukung fasilitas dan tenaga medis mumpuni, teknologi mutakhir, sistem pendukung unggulan, dan hospitality yang optimal," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

42 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.