Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bank Dunia Luncurkan Target Baru untuk Tingkatkan Partisipasi Perempuan

📅 Sabtu, 26 Okt 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bank Dunia Luncurkan Target Baru untuk Tingkatkan Partisipasi Perempuan Doc: ANTARA/Xinhua/Wang Yi
Ket. Foto yang diambil pada 12 September 2012, memperlihatkan logo kantor pusat Bank Dunia di Washington D.C., Amerika Serikat.

Washington - Grup Bank Dunia (World Bank Group) pada Kamis (24/10) mengumumkan serangkaian langkah dan tujuan konkret yang dimaksudkan untuk meningkatkan peluang ekonomi bagi lebih banyak perempuan, menandai langkah awal organisasi itu dalam mengimplementasikan Strategi Gender 2024-2030.

Target-target tersebut, yang diluncurkan pada sebuah acara utama dalam Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Grup Bank Dunia 2024, akan berfokus pada penggunaan broadband, perlindungan sosial, dan akses modal.

Per 2030, organisasi pemberi pinjaman multilateral tersebut menargetkan akan membuat 300 juta lebih perempuan dapat menggunakan broadband, yang akan membuka layanan esensial, layanan keuangan, pendidikan, dan peluang kerja.

Berikutnya,mendukung 250 juta perempuan dengan program-program perlindungan sosial, yang secara khusus berfokus pada kelompok paling miskin dan paling rentan; serta menyediakan modal bagi 80 juta perempuan dan perusahaan yang dipimpin perempuan, sehingga akan mengatasi kendala penting bagi pertumbuhan kewirausahaan.

"Jika kita meningkatkan partisipasi perempuan di bidang ekonomi, itu tidak hanya akan mendorong ekonomi global, tetapi juga memperkuat keluarga dan masyarakat," ujar Ajay Banga, Presiden Bank Dunia.

"Melalui pemberdayaan ekonomi, kita membangun tangga untuk keluar dari lubang kemiskinan dan memperluas harapan serta martabat seluas mungkin," tambahnya.

Sementara itu, Hana Brixi, Direktur Global Bank Dunia untuk urusan gender, mengatakan kepada Xinhua bahwa bukti-bukti sudah sangat jelas bahwa agar negara-negara dapat memberantas kemiskinan, mereka harus memanfaatkan potensi perempuan.

"Jika perempuan berpartisipasi dalam perekonomian, pertumbuhan ekonomi menjadi lebih kuat dan produktivitas menjadi makin tinggi, dan hasil keseluruhannya menjadi lebih baik," ujar Brixi.

Menurut sebuah pernyataan dari Bank Dunia, ada banyak proyek yang sudah berjalan, dan berbagai upaya dapat terus ditingkatkan guna membantu mencapai target-target tersebut.

Sebagai contoh, di Zambia, Bank Dunia membantu pemerintah memperluas program bantuan langsung tunai digital kepada hampir 4 juta perempuan, serta mendukung hampir 60.000 perempuan dengan pelatihan keterampilan, modal usaha, bimbingan, dan dukungan untuk membentuk kelompok simpan pinjam (savings group).

Di Ethiopia, sebuah proyek pemberian pinjaman untuk mendukung usaha milik perempuan akan membantu meningkatkan profit mereka hingga 30 persen dan penyerapan tenaga kerja hingga 50 persen dalam kurun lima tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

29 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.