Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjir Terjang Wilayah Pakistan Utara Tewaskan 3 Orang dan 15 Hilang

📅 Selasa, 22 Jul 2025, 20:37 WIB | Oleh:
Banjir Terjang Wilayah Pakistan Utara Tewaskan 3 Orang dan 15 Hilang Doc: AFP/Aamir Qureshi
Ket. Seorang pria membawa anjingnya mengarungi banjir saat hujan lebat di Rawalpindi, Pakistan pada Kamis (17/7). Banjir yang dipicu oleh hujan lebat yang melanda Pakistan utara pada Senin (21/7) menyebabkan sedikitnya tiga wisatawan lokal tewas.

KARACHI - Banjir yang dipicu oleh hujan lebat yang melanda Pakistan utara pada Senin (21/7) menyebabkan sedikitnya tiga wisatawan lokal tewas dan 15 lainnya hilang, kata otoritas penanggulangan bencana negara itu.

Empat orang juga luka-luka akibat insiden yang terkait hujan setelah hujan deras melanda Babusar Top, sebuah destinasi wisata terkenal yang terletak di Distrik Diamer di wilayah Gilgit-Baltistan (GB), kata Otoritas Penanggulangan Bencana Nasional (NDMA) dalam sebuah pernyataan.

Juru bicara pemerintahan Gilgit-Baltistan, Faizullah Firaq, mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa 15 wisatawan hilang saat delapan kendaraan wisata hanyut dalam banjir bandang yang terjadi di wilayah tersebut.

Korban baru tersebut menambah jumlah korban tewas di seluruh negeri menjadi 188 orang selama musim hujan yang berlangsung sejak 26 Juni. Lebih dari 600 orang juga luka-luka selama periode tersebut.

Sebagian besar korban tewas, atau sebanyak 123 orang, dan lebih dari 400 korban cedera dilaporkan di provinsi Punjab timur, yang terkena dampak paling parah akibat hujan musim ini.

Hujan deras juga memicu tanah longsor di berbagai titik di Jalan Babusar, sehingga mengakibatkan puluhan kendaraan terjebak, sementara otoritas setempat mengevakuasi wisatawan yang terdampar ke sekolah-sekolah setempat dan gedung-gedung pemerintah lainnya.

Ibu Kota Islamabad, dan kota garnisun Rawalpindi di sebelahnya juga pada Senin (21/7) didera hujan lebat yang mengakibatkan banjir di beberapa daerah dataran rendah dan jalanan.

Sementara departemen meteorologi memperkirakan akan terjadi lebih banyak hujan di wilayah utara dan timur negara itu selama 24 hingga 48 jam ke depan, NDMA menyarankan wisatawan untuk tidak mengunjungi sejumlah tempat wisata.

Hujan monsun sering kali menyebabkan kerusakan di seluruh Asia Selatan, termasuk Pakistan, tetapi perubahan iklim semakin meningkatkan tingkat keparahannya, ketidakpastian, dan intensitasnya dalam beberapa tahun terakhir.
 Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.