Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bandara RHF Siap Go Internasional, Strategi Kepri Dongkrak Ekonomi

📅 Minggu, 07 Sep 2025, 22:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bandara RHF Siap Go Internasional, Strategi Kepri Dongkrak Ekonomi Doc: ANTARA/Ogen
Ket. Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

TANJUNGPINANG – Penerbangan reguler internasional memegang peran strategis dalam memperkuat konektivitas global sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Keberadaannya tidak hanya membuka akses mobilitas bagi wisatawan mancanegara, tetapi juga memperlancar arus perdagangan, investasi, hingga pertukaran tenaga kerja dan pengetahuan lintas negara.

Konsistensi layanan penerbangan reguler internasional juga menjadi indikator kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi dan iklim investasi suatu negara.

Oleh karena itu, penguatan rute dan frekuensi penerbangan internasional perlu didukung dengan infrastruktur bandara yang memadai, regulasi yang adaptif, serta kerja sama bilateral maupun multilateral agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengupayakan adanya penerbangan reguler internasional di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kota Tanjungpinang.

Hal ini menyusul Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI menerbitkan Surat Keputusan (SK) Menteri Perhubungan Nomor 37 Tahun 2025 tentang Penetapan Bandar Udara Internasional. Dalam SK tersebut, Kemenhub mengembalikan status Bandara RHF Tanjungpinang menjadi bandara internasional setelah dibekukan pada tahun 2023.

“Kami mendorong maskapai penerbangan reguler di Bandara RHF, karena sebelumnya hanya ada penerbangan carter dari China,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Minggu (7/9).

Ansar menyebutkan penerbangan reguler internasional bisa mendorong investasi di sektor pariwisata, khususnya di Kota Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepri.

Status internasional pada Bandara RHF sebelumnya, kata dia, tidak terlalu berdampak terhadap perekonomian Tanjungpinang karena terkesan hanya tempat transit wisatawan mancanegara (wisman) Tiongkok menuju ke Kabupaten Bintan, padahal bandara ada di Tanjungpinang.

“Kalau sudah ada penerbangan reguler, pasti banyak juga wisman bisa masuk ke Tanjungpinang sehingga ekonomi pun berputar,” katanya.

Ansar menyampaikan kembalinya status internasional Bandara RHF merupakan momentum penting yang tidak boleh disia-siakan, maka itu perlu segera disiapkan operasional penerbangan internasional reguler.

Dengan adanya Bandara Internasional RHF, kata dia, wisman bisa langsung mendarat di Tanjungpinang dan Bintan tanpa transit di Batam atau Singapura.

Pemprov Kepri saat ini juga tengah mengupayakan kebijakan pembebasan visa untuk tiga negara prioritas, yakni Tiongkok, Korea dan India.

Khusus Tiongkok, menurut Ansar, memiliki prospek yang menjanjikan untuk meningkatkan kunjungan wisman ke Tanjungpinang, apalagi hubungan komunikasi Pemprov Kepri dan pemerintah negara itu sangat baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.