Baku Tembak Terjadi di Tripoli Libya, 27 Orang Tewas, Ratusan Terluka
📅 Rabu, 16 Agu 2023, 16:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Aljazeera/Anadolu/Hazem Turkia
TRIPOLI - Baku tembak antara dua kelompok bersenjata terkemuka di ibu kota Libya, Tripoli, telah menewaskan 27 orang dan melukai 106 lainnya, menurut data terbaru dari Emergency Medicine Center, Rabu (16/8).
Layanan darurat di sebelah barat Tripoli menerbitkan angka "sementara" korban bentrokan bersenjata di halaman Facebooknya semalam.
Bentrokan antara Brigade 444 yang berpengaruh dan Al-Radaa atau Pasukan Pencegahan Khusus, dua milisi bersaing memperebutkan kekuasaan sejak diktator Moamer Kadhafi terguling pada 2011, meletus pada Senin (14/8) malam dan berkecamuk hingga Selasa.
Sebanyak 234 keluarga dievakuasi dari daerah garis depan di pinggiran selatan ibu kota, bersama puluhan dokter dan paramedis yang terjebak dalam pertempuran saat merawat korban terluka, kata pusat layanan itu.
Tiga rumah sakit lapangan dan sekitar 60 armada ambulans telah dikerahkan ke daerah tersebut ketika pertempuran pecah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bentrokan dipicu oleh penahanan kepala Brigade 444, Kolonel Mahmud Hamza oleh saingannya Pasukan Al-Radaa pada Senin, kata seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Libya.
Selasa malam, dewan sosial di pinggiran tenggara Soug el-Joumaa, kubu pasukan Al-Radaa, mengumumkan, kesepakatan telah dicapai dengan Perdana Menteri Abdelhamid Dbeibah, kepala pemerintahan yang diakui PBB yang berbasis di ibukota, Hamzah untuk diserahkan kepada "pihak netral".
Dalam pengumuman yang disiarkan televisi, dewan mengatakan gencatan senjata akan dilakukan setelah pemindahan komandan pasukan. Selasa malam pertempuran mereda.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kedua kelompok bersenjata itu bersekutu dengan pemerintah Dbeibah, salah satu dari dua pemerintahan bersaing yang memperebutkan kekuasaan melalui pergeseran aliansi dengan milisi di lapangan.
Semalam, PM Dbeibah mengunjungi pinggiran tenggara Ain Zara yang mengalami pertempuran terberat pada Selasa, didampingi Menteri Dalam Negeri Imed Trabelsi.
Dbeibah "melihat sendiri parahnya kerusakan" saat berkeliling di jalan-jalan lingkungan padat penduduk yang gelap, kata kantor pers pemerintah Libya di halaman Facebook-nya.
Ia memberikan instruksi agar dilakukan survei kerusakan sehingga warga bisa mendapat ganti rugi, tambahnya.
Kemendagri memberlakukan rencana keamanan untuk mengerahkan petugas ke distrik medan pertempuran untuk mengawasi gencatan senjata yang diumumkan antara kedua belah pihak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!