Bagnaia dan Martin Belum Coret Marc Marquez dari Persaingan Menuju Gelar Juara
📅 Selasa, 10 Sep 2024, 13:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: antarafoto
SAN MARINO - Dua kemenangan beruntun dalam dua seri terakhir mengantarkan Marc Marquez ke persaingan perebutan gelar juara MotoGP 2024. Meskipun masih berjarak 53 poin, kebangkitan Marquez membuat persaingan semakin panas. Pebalap lain pun dibuat ketar-ketir, khususnya Jorge Martin dan Francesco Bagnaia.
Dengan livery spesial berwarna putih di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, Italia, Minggu (98/9), pebalap Gresini Marc Marquez berhasil meraih kemenangan keduanya di MotoGP musim ini setelah mengakhiri "puasa" kemenangannya selama 1.043 hari di Aragon pekan lalu.
Di Aragon, motor Marquez tak tersentuh rider lain setelah ia menjadi yang terbaik dari semua sesi latihan, pemegang rekor lap tercepat, sesi kualifikasi (pole), dan Sprint.
Ia meraih kemenangan di depan pendukungnya sendiri dengan 41 menit 41,082 detik, mengalahkan Jorge Martin yang 4,789 detik di bawahnya.
Dua hari di Misano tak ada tanda-tanda Marquez bakal mengulangi kemenangannya setelah hanya mendapatkan posisi sembilan di grid dan finis kelima di Sprint.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, takdir berkata lain karena gerimis di balapan utama pada hari Minggu menjadi pembuka kemenangan Marquez yang meraih kemenangan ke-61 di kelas tertinggi baginya.
Livery berwarna putih yang digunakan Gresini untuk memberikan tribut kepada pendirinya, mendiang Fausto Gresini juga menjadi bumbu spesial yang melengkapi kemenangannya.
Inspirasi livery spesial ini diambil dari motor Garelli yang membawa Fausto yang merupakan pembalap asal Imola, Italia itu juara GP125 pada 1987.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketika gerimis turun sebentar, The Baby Alien yang sempat menghuni posisi sembilan pada awal balapan, perlahan naik.
Ia menempati posisi tujuh, lalu lima, dan menyalip empat pembalap di depannya termasuk Jorge Martin yang memutuskan masuk pit lane untuk mengganti motornya dan Francesco Bagnaia yang memimpin balapan hanya dalam satu lap.
"Kemenangan ini benar-benar mengejutkan. Menang dari posisi sembilan di grid sepertinya mustahil, terutama saat hujan turun," kata Marquz dalam laman MotoGP pada Senin.
Marquez merasa mendiang Fausto membantunya dari langit. "Sangat senang tapi hari ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Fausto karena dia 'menjatuhkan' air dari langit. Dan kemenangan untuk seluruh keluarga Gresini".
Ia kini mendekati persaingan Bagnaia dan Martin yang kembali saling sikut untuk merebut gelar juara MotoGP musim ini. Dari 70 poin menjadi 53 poin, kemenangan di Misano mendekatkan Marquez dari puncak klasemen yang dipegang Martin dengan tujuh seri tersisa.
Marquez berbicara konsistensi setelah kemenangannya di Aragon. Misano sudah di tangannya dan kini, ia perlu membuktikan lagi di sisa balapan musim ini, dimulai dari GP Emilia Romagna yang kembali bergulir di Misano dua pekan lagi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!