Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Awas Terjadi Lonjakan Inflasi, Pemkot Kediri Waspadai Kenaikan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru

📅 Kamis, 07 Des 2023, 03:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Awas Terjadi Lonjakan Inflasi, Pemkot Kediri Waspadai Kenaikan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru Doc: ANTARA/ dokumen
Ket. Pj Wali Kota Kediri Zanariah.

Kediri - Awas terjadi lonjakan inflasi, Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, mewaspadai kenaikan harga bahan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2024 sehingga bisa segera dicarikan solusi untuk mengatasinya.

Pj Wali Kota Kediri Zanariah, Rabu, mengemukakan cabai, beras, dan gula menjadi komoditas yang sering menjadi penyumbang inflasi di Kota Kediri. Ditambah mendekati perayaan Natal dan tahun baru identik dengan permintaan masyarakat yang meningkat.

"Harus tetap adamonitoringberkala kondisi stok dan harga komoditas di pasar," katanya di Kediri.

Berdasar data dari BPS Kota Kediri, inflasimonth to monthKota Kediri sebesar 0,38 persen, berada di atas rata-rata inflasi Jawa Timur 0,31 persen dan setara dengan inflasi nasional. Inflasiyear to datesebesar 2,46 persen, berada di bawah inflasi Jatim 2,63 persen dan di atas nasional sebesar 2,19 persen.

Untuk inflasiyear on yearsebesar 3,06 persen, berada di bawah rata-rata inflasi Jatim 3,24 persen dan di atas rata-ratanasional 2,86 persen.

Di bulan November ada 10 komoditas utama penyumbang inflasi. Yakni, cabai rawit, cabai merah, emas perhiasan, telur ayam ras, beras, gula pasir, ayam hidup, bawang merah, sate, dan kembang kol.

Menurut dia, sesuai Permenkeu Nomor 101/PMK.010/2021 tentang Sasaran Inflasi Tahun 2022, Tahun 2023, dan Tahun 2024, pemerintah memiliki target untuk menurunkan angka inflasi dari 3,0 persen +-1 persen di tahun 2023 menjadi 2,5 persen +- 1 persen di tahun 2024.

"Untuk mencapai angka tersebut tentu diperlukan kontribusi tiap daerah untuk ikut serta mengendalikan. Agar inflasi tetapon the tracksesuai sasaran," ujarnya.

Zanariah menjelaskan beberapa waktu lalu Mendagri telah memberikan arahan kepada pemerintah daerah untuk melaksanakan program dan kebijakan dalam pengendalian inflasi antara lain, melakukan gerak tanam, pendistribusian bantuan pada keluarga penerima manfaat agar tepat sasaran, kampanyekan tidak boros pangan melakukan rekonsiliasi data, melakukan gerakan stabilitas pasokan dan harga pangan, serta langkah-langkah menghadapi El Nino.

Beberapa arahan tersebut sudah dijalankan di Kota Kediri. Seperti, pemantauan harga yang di upload di website Siskaperbapo dan Siasat, melakukan rapat teknis TPID secara berkala, menjaga pasokan barang melalui bazar pangan murah dan operasi pasar beras, melakukan sidak pasar, serta bantuan transportasi dari APBD.

Ia mengatakan, yang masih menjadi pekerjaan rumah adalah menjalin komunikasi lebih intensif dan meningkatkan kerjasama antardaerah penghasil komoditas, serta pencanangan gerakan menanam baik di pekarangan rumah bahkan kantor. Salah satu caranya denganurban farmingutamanya pada komoditas cabai.

"Nanti bisa dibuatcampaign, sosialisasi melalui sosial media, hingga edukasi, pendampingan dan pembinaan pada masyarakat. Harapannya dengan gerakan ini masyarakat tidak perlu khawatir dan terpengaruh dengan kenaikan harga komoditas tertentu. Saya juga minta ada laporan mingguan supaya kita bisa cepat mengambil kebijakan intervensi pasar jika ditemukan kondisi tertentu," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.