Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Australia Soroti Pentingnya Bisnis Berkelanjutan dengan Indonesia

📅 Jumat, 10 Nov 2023, 08:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Australia Soroti Pentingnya Bisnis Berkelanjutan dengan Indonesia Doc: ANTARA/Katriana
Ket. Menteri Perdagangan, Pariwisata dan Investasi Australia Don Farrell berbicara secara daring dari Australia dalam Konferensi Bisnis Indonesia Australia (IABC) 2023 di Jakarta, Kamis (9/11/2023).

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Pariwisata dan Investasi Australia Don Farrell menyoroti pentingnya bisnis yang berkelanjutan antara Indonesia dan Australia guna meningkatkan nilai perdagangan bagi kedua negara.

"Bisnis yang berkelanjutan adalah sesuatu yang luar biasa," katanya dalam Konferensi Bisnis Indonesia Australia (IABC) 2023 di Jakarta, Kamis (9/11).

Berkat hubungan bisnis yang berkelanjutan tersebut, Don mencatat nilai perdagangan dua arah antara kedua negara mencapai rekor tertinggi sepanjang masa, yaitu sebesar 23,3 miliar dolar Amerika (sekitar Rp364,8 triliun) pada tahun lalu.

Kesepakatan dagang dengan Indonesia, kata dia, juga membuka peluang baru bagi beberapa sektor, memberikan peluang yang dapat dimanfaatkan bagi dunia usaha di kedua negara.

Sementara itu, program kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Australia juga membantu perusahaan-perusahaan dari kedua negara untuk menjangkau peluang bisnis di negara masing-masing.

"Pemerintah memang bisa menciptakan kondisi yang tepat bagi pertumbuhan. Tetapi, para pengusaha seperti Anda semua adalah orang-orang yang bisa mewujudkan hal itu," kata Don.

Don lebih lanjut menyebutkan bahwa pada Juli, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk pertemuan pemimpin tahunan, di mana keduanya menegaskan kembali komitmen bersama mereka untuk memperluas hubungan ekonomi kedua negara.

Dan pada September, PM Albanese juga meluncurkan rencana Australia untuk mendorong lebih banyak perdagangan dan investasi dengan kawasan Asia Tenggara.

Semua upaya itu, kata dia, dilakukan karena Australia menilai Indonesia sebagai mitra yang sangat penting untuk mewujudkan kemakmuran Australia di masa mendatang. Untuk itu, Australia berharap dapat meningkatkan hubungan bisnis kedua negara lebih jauh lagi.

"Kemakmuran Australia di masa mendatang terletak di Asia Tenggara, dan Indonesia adalah perekonomian terbesar di Asia Tenggara sekaligus negara tetangga terdekat kami. Oleh karena itu, kemitraan kedua negara sangat penting," kata Don lebih lanjut.

Dalam kemitraan tersebut, Australia fokus pada 10 prioritas utama, salah satunya adalah transisi energi bersih untuk mencapai nol emisi. Dalam upaya tersebut, kedua negara, kata Don, telah berkomitmen untuk bekerja bersama mengurangi emisi dan mempromosikan sistem energi bersih, termasuk melalui Kemitraan Iklim dan Infrastruktur Australia-Indonesia senilai 200 juta dolar Amerika (sekitar Rp3,13 triliun).

Sementara itu, mengingat jumlah pemuda yang cukup besar di Indonesia, Australia juga memperluas kerja sama di bidang pendidikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.