Australia Berupaya Capai Kesepakatan untuk Akhiri Sengketa Tarif AS
📅 Senin, 17 Mar 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/pixabay
CANBERRA- Pemerintah Australia, Minggu (16/3), menyatakan bermaksud untuk mengusulkan kesepakatan kepada Presiden AS, Donald Trump, yang tidak dapat dia tolak, dalam upaya untuk mengakhiri perang tarif yang sedang berlangsung.
"Yang perlu kami lakukan adalah mencari tahu apa yang diinginkan Amerika dalam hal hubungan antara Australia dan Amerika Serikat, dan kemudian memberikan Presiden Trump tawaran yang tidak dapat dia tolak," kata Menteri Perdagangan Australia, Don Farrell, dalam sebuah wawancara dengan Sky News.
Menurut Farrell, Canberra masih belum yakin tentang apa yang dicari pemerintahan Trump sebagai imbalan atas pengecualian tarif.
Farrell, yang berbicara dengan Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, pada Jumat (14/3), menggambarkan diskusi tersebut sebagai "bukan pembicaraan yang pesimistis" tetapi mencatat bahwa Lutnick "tidak memberikan jaminan tentang apa yang mungkin terjadi dalam putaran negosiasi berikutnya."
Farrell berencana menggelar pertemuan lain dengan Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, pada Selasa (18/3).
Sebaiknya Anda baca juga:
Washington mengenakan tarif 25 persen pada ekspor baja dan aluminium dari beberapa negara, termasuk Australia, setelah Canberra gagal mendapatkan pengecualian. Tarif tersebut mulai berlaku awal pekan ini.
Australia sebelumnya telah menawarkan jaminan pasokan mineral penting dalam upaya menghindari tarif baja dan aluminium, tetapi AS menolak usulan tersebut.
Farrell menegaskan bahwa, tidak seperti beberapa negara lain, Australia tidak akan mengenakan tarif balasan kepada AS. Ant/Anadolu/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!