Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AUKUS Pertimbangkan Perluasan Negara Anggota

📅 Senin, 08 Apr 2024, 02:40 WIB | Oleh:
AUKUS Pertimbangkan Perluasan Negara Anggota Doc: AFP/Jim WATSON
Ket. Pertemuan AUKUS l Presiden AS, Joe Biden (tengah), saat berpartisipasi pada pertemuan trilateral dengan PM Inggris, Rishi Sunak (kanan), dan PM Australia, Anthony Albanese, saat KTT AUKUS di San Diego, California, pada 13 Maret tahun lalu.

LONDON - Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Australia, pada Senin (8/4) akan mengumumkan pembicaraan tentang memasukkan anggota baru ke dalam pakta keamanan AUKUS ketika Washington DC mendorong Jepang untuk terlibat sebagai upaya pencegahan terhadap Tiongkok,Financial Timesmelaporkan.

"Pengumuman yang disampaikan oleh para menteri pertahanan kelompok tersebut akan berkaitan dengan 'pilar kedua' dari pakta tersebut, yang mewajibkan para anggota untuk bersama-sama mengembangkan komputasi kuantum, bawah laut, hipersonik, kecerdasan buatan, dan teknologi siber," lapor surat kabar tersebut pada Sabtu (6/4), mengutip orang-orang yang mengetahui hal tersebut.

"Mereka tidak mempertimbangkan untuk memperluas pilar pertama, yang dirancang untuk mengirimkan kapal selam serang bertenaga nuklir ke Australia," kataFinancial Times.

AUKUS yang dibentuk oleh ketiga negara tersebut pada 2021 merupakan bagian dari upaya mereka untuk melawan kekuatan Tiongkok yang semakin besar di kawasan Indo-Pasifik. Tiongkok menyebut perjanjian itu berbahaya dan memperingatkan hal itu bisa memicu perlombaan senjata regional.

Presiden AS, Joe Biden, saat ini tengah berupaya meningkatkan kemitraan dengan sekutu AS di Asia, termasuk Jepang dan Filipina, di tengah pembangunan militer bersejarah Tiongkok dan meningkatnya keagresifan teritorial.

Rahm Emanuel, Duta Besar AS yang vokal di Tokyo, menulis dalam sebuah opini diThe Wall Street Journalpada tanggal 3 April lalu bahwa Jepang akan menjadi mitra tambahan pilar kedua yang pertama.

Seorang pejabat senior pemerintahan AS mengatakan pada 3 April lalu bahwa pengumuman mengenai keterlibatan Jepang diperkirakan akan terjadi pada pekan mendatang, namun tidak memberikan rinciannya.

Presiden Biden dan Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida, kemungkinan akan membahas perluasan AUKUS hingga mencakup Jepang ketika presiden AS itu menjamu PM Jepang di Washington DC pada 10 April mendatang, kata sebuah sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut.

Namun, Australia masih ragu untuk memulai proyek-proyek baru sampai ada kemajuan lebih lanjut dalam memasok kapal selam bertenaga nuklir ke Canberra, kata sumber tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena orang tersebut tidak berwenang untuk berbicara kepada media.

Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, telah mengatakan secara terbuka kepada Jepang bahwa mereka akan mencari peluang untuk melibatkan mitra dekat dalam pilar kedua AUKUS seiring kemajuan tugas mereka pada kemampuan pertahanan dan keamanan yang penting, kata seorang juru bicara dalam sebuah pernyataan.

"Jepang adalah mitra pertahanan yang sangat diperlukan bagi Australia," kata dia. "Setiap keterlibatan negara tambahan dalam proyek pilar kedua AUKUS akan diputuskan dan diumumkan secara trilateral," imbuh dia.

Hambatan

Meskipun AS sangat ingin melihat keterlibatan Jepang dalam pilar kedua, para pejabat dan pakar mengatakan masih ada hambatan, mengingat perlunya Jepang menerapkan pertahanan dunia maya yang lebih baik dan aturan yang lebih ketat untuk menjaga rahasia.

Wakil Menteri Luar Negeri AS, Kurt Campbell, arsitek kebijakan Indo-Pasifik AS, mengatakan pada 3 April lalu bahwa AS mendorong Jepang untuk berbuat lebih banyak dalam melindungi kekayaan intelektual dan meminta pertanggungjawaban pejabat atas rahasia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

33 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.