Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Atlet loncat indah rogoh kantong pribadi guna persiapan SEA Games 2023

📅 Rabu, 05 Apr 2023, 15:37 WIB | Oleh:
Atlet loncat indah rogoh kantong pribadi guna persiapan SEA Games 2023 Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Atlet loncat indah

Jakarta - Atlet loncat indah harus merogoh kantong pribadi dalam persiapan menghadapi SEA Games XXXII/2023 di Kamboja menyusul belum ada kejelasan terkait cabang yang diberangkatkan ke ajang yang bergulir pada 5-17 Mei tersebut.

Terdapat tiga atlet loncat indah yang dipersiapkan menuju pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara edisi ke-32 tersebut. Mereka adalah Adityo Restu Putra, M. Ridho Akbar, dan Gladies Lariesa Garina.

Hingga saat ini, mereka belum berlatih secara terpusat dan masih menempa diri di daerah masing-masing. Adityo berlatih di Jakarta, Ridho di Palembang, Sumatra Selatan, dan Gladies di Surabaya, Jawa Timur.

Bahkan atlet pun harus rela mengeluarkan dana pribadi untuk menjalani latihan. Misalnya Adityo yang harus bolak balik dari kediamannya di Bekasi ke Jakarta.

"Saya sebagai atlet kurang tahu (terkait kepastikan berangkat ke SEA Games 2023). Dari pelatih kemungkinan besar diberangkatkan. Tapi saya terus berlatih agar ketika diberangkatkan sudah siap," kata Adityo di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Rabu.

Pada kesempatan terpisah, Gladies mengaku selama berlatih di Surabaya menggunakan dana pribadi untuk keperluan latihan.

"Saya masih di Surabaya dan menunggu SK (Surat Keputusan) untuk pelatnas. Mungkin kalau ada baru saya berangkat ke Jakarta. Selama ini berlatih menggunakan uang pribadi, beberapa kegiatan ada juga dibantu Pemkot (Pemerintah Kota)," kata Gladies.

Meski belum ada kejelasan, Gladies terus memaksimalkan latihan. Dia berharap segera mendapat kepastian terkait pemberangkatan ke SEA Games 2023.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) Ali Patiwiri mengatakan proposal keberangkatan ketiga atlet loncat indah sudah masuk di Komite Olimpiade Indonesia (KOI) atau NOC Indonesia.

"Hanya untuk dana bantuan pelatnasnya yang belum ada kejelasan," kata Ali.

Dia juga mengungkapkan atlet loncat indah seharusnya bisa berlatih di satu tempat, semisal di Jakarta agar bisa saling mendukung satu sama lain.

Opsi lain bila loncat indah tak mendapat dana pelatnas, lanjut Ali, PB PRSI akan mencarikan dana untuk keberangkatan Gladies dan kawan-kawan.

"Saya akan bicarakan dengan ketua umum untuk mencarikan bantuan dari PB PRSI. Kami sudah mengajukan proposal untuk pelatnas setelah direview belum ada perkembangan lagi," ujar Ali menambahkan.

Semula loncat indah tak masuk dalam daftar displin yang diberangkatkan ke SEA Games 2023. Sebab, tak ada rekam jejak prestasi mengingat pada SEA Games XXXI/2021 yang bergulir di Vietnam, tahun lalu, Indonesia tidak ikut serta.

Namun pada pertengahan November 2022, loncat indah Indonesia mengikuti FINA Grand Prix di Malaysia. Hasilnya Gladies sukses merebut medali perunggu. Sementara Adityo berhasil tembus final yang mempertemukan enam atlet terbaik.

Hasil tersebut membuka peluang tim loncat indah Indonesia untuk berangkat ke SEA Games 2023 Kamboja. PB PRSI pun kemudian mengajukan proposal ke pemberangkatan atlet dan telah direview. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan terkait nasib Gladies dan kawan-kawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.