Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Atasi Kenaikan Harga, Pemprov Sulsel Gelar Gerakan Pangan Murah di 23 Kabupaten dan Kota

📅 Senin, 09 Okt 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Kenaikan Harga, Pemprov Sulsel Gelar Gerakan Pangan Murah di 23 Kabupaten dan Kota Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel
Ket. Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin meninjau bahan pokok yang dijual di GPM di Kabupaten Bone, Sulsel, Minggu (8/10/2023).

Makassar - Atasi kenaikan harga, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Gerakan Pangan Murah di 23 kabupaten/kota di mana pembukaan dilakukan olehPenjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddindi Lapangan Merdeka Watampone Kabupaten Bone, Minggu.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) itu dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga kebutuhan pokok di daerah itu.

Pj Gubernur Bahtiar didampingi Pj Sekprov Sulsel Andi Muhammad Arsjad, dan Pj Bupati Bone Andi Islamuddin, mengunjungi sejumlah stan yang menjual 12 bahan pokok, sekaligus mengecek harga yang dijual ke masyarakat.

"GPM ini merupakan bagian dari peran pemerintah dalam membantu masyarakat, karena semua dijual dengan harga di bawah harga pasaran," ujar Bahtiar di sela-sela peninjauan ke acara di Kabupaten Bone itu.

Menurut Bahtiar, GPMyang digelar di 23 kabupaten/ kota se-Sulsel itu menyediakan 12 bahan kebutuhan pokok masyarakat.

"Ada minyak goreng, bawang merah, bawang putih, beras, sayur-mayur, sejumlah makanan khas Bone. Juga melibatkan UMKM binaan PKK dan Dekranasda," katanya.

Seorang pengunjung, Asrianimengaku langsung datang ke Lapangan Merdeka Watampone, Bone setelah mendapatkan informasi pelaksanaan GPM di daerah itu.

"Saya senang sekali pak, karena bisa beli minyak goreng dan beras dibawah harga pasaran," kata Asriani.

Menurut dia, banyak dari kalangan ibu-ibu yang memburu pasar murah seperti itu. Selain harga murah, kualitas beras, makanan, sayur-mayur masih segar.

"Bagus, karena masih segar semua. Saya banyak mau kubeli sebenarnya tapi dibatasi, supaya yang lain juga dapat bagian," ucapnya.

Pada GPM ini, beras super 5 kg dijual dengan harga Rp65 ribu, beras medium 5 kg Rp52 ribu, gula pasir Rp14 ribu per kg, tepung terigu Rp10 ribu per kg, dan MinyaKita kemasan satu liter Rp14 ribu.

Turut hadir Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, Dinas Ketahanan Pangan Bone, Forkopimda, Bulog, OPD terkait, Distributor, dan UMKM Binaan Dinas Ketahanan Pangan. GPM ini akan berlangsung hingga 9 Oktober 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.