Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Atasi Buruknya Pola Hidup Sehat, Sahabat Relawan Indonesia Catat Lima Masalah Kesehatan di Badui

📅 Jumat, 29 Des 2023, 05:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Buruknya Pola Hidup Sehat, Sahabat Relawan Indonesia Catat Lima Masalah Kesehatan di Badui Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Koordinator Sahabat Relawan Indonesia (SRI) Muhammad Arif Kirdiat memetakan kawasan pemukiman masyarakat Badui guna kemudahan melayani kesehatan.

Rangkasbitung - Sahabat Relawan Indonesia mencatat ada lima masalah kesehatan yang dialami masyarakat kawasan pemukiman Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, karena buruknya pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Koordinator Sahabat Relawan Indonesia (SRI) Muhammad Arif Kirdiat di Rangkasbitung, Kamis, mengatakan, lima masalah kesehatan itu adalah tuberkulosis atau Tb, tingginya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), kasus gigitan ular, penyakit kulit dan darah tinggi.

Ia menjelaskan, tingginya AKB dan AKI itu akibat ada komplikasi hingga terjadi pendarahan saat persalinan. Sementara penyakit kulit menyerang masyarakat Badui, karena ada kebiasaan warga yang terkadang pakaiannya tidak diganti hingga berhari-hari.

Selanjutnya, sering kasus gigitan ular tanah karena masyarakat Badui setiap hari melakukan kegiatan di ladang tanpa menggunakan pelindung kaki sehingga terkadang bisa ular bisa membuat warga mengalami kematian.

Dan munculnya kasus penyakit darah tinggi atau hipertensi karena buruknya pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Kita memberikan pelayanan kesehatan secara gratis bagi masyarakat Badui guna meningkatkan derajat kesehatan mereka," katanya.

SRI memiliki Posko Kesehatan Desa (Poskesdes) untuk melayani masyarakat Badui tersebar di Posko Nangerang dan Ciboleger , karena lokasinya di perbatasan dengan warga luar Badui.

Petugas medis dari SRI setiap hari melakukan pelayanan pengobatan dan perawatan di dua posko tersebut dengan rata-rata kunjungan sebanyak 25 pasien warga Badui.

Oleh karena itu, pihaknya mengutamakan ketersediaan obat-obatan untuk penanganan penyembuhan lima penyakit tersebut.

Ia menyebutkan, relawan SRI juga melakukan rujukan ke RSUD Banten untuk pengobatan dan perawatan warga jika tidak bisa ditangani di tingkat Puskesmas.

Kebanyakan pasien yang dirujuk itu dengan menyertakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), karena mereka tidak memiliki BPJS bantuan pemerintah.

"Kami bergerak cepat merujuk pasien warga Badui dengan menggunakan mobil ambulans sendiri jika kondisinya sudah parah untuk menyelamatkan jiwa mereka," katanya menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

48 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.