Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Apapun Alasannya, Childfree Sebuah Keputusan Pasangan Yang Harus Dihargai

📅 Jumat, 10 Mar 2023, 19:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Apapun Alasannya, Childfree Sebuah Keputusan Pasangan Yang Harus Dihargai Doc: istimewa
Ket. Dokter Kandungan dari RSIA Tambak Jakarta Fita Maulina dalam Waktu Indonesia Berencana (WIB) BKKBN yang disiarkan di Jakarta, Jumat (10/3/2023)

Jakarta - Kemajuan jaman banyak mengubah pola pikir masyarakat, terutama kaum muda yang suka dengan pola hidup mandiri tanpa keterlikatan dengan hal-hal rutinitas. Mereka ingin hidup bebas dan menikmati hidup tanpa perlu repot dengan hal-hal lain, termasuk dalam hal anak. Tren bahwa ada pasangan muda yang mengambil keputusan untuk tidak ingin memiliki anak pun makin banyak.

Dokter Kandungan dari Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Tambak Jakarta Fita Maulina menyatakan childfreeatau keputusan untuk tidak mempunyai anak merupakan sebuah keputusan pasangan yang harus dihargai.

"Jarang ada yang memutuskanchildfree karena finansial, tapi ada juga yang memang tidak mau saja. Misalnya karena saya tidak punya insting ibu, saya tidak suka anak-anak, itu juga ada yang seperti itu. Jadi kita harus hargai," kata Fita dalam Waktu Indonesia Berencana (WIB) BKKBN yang disiarkan di Jakarta, Jumat (10/3).

Fita menekankan keputusanchildfreetidak bisa diambil jika hanya satu pihak yang menyetujuinya dan butuh kesepakatan serta konsultasi dengan ahli agar keputusan tersebut tidak mempengaruhi ketentraman keluarga pada masa depan.

Baik pihak perempuan ataupun laki-laki, biasanya memiliki alasannya sendiri hingga akhirnya berani memutuskan hal tersebut. Ia mengatakan tak jarangchildfreediambil karena adanya trauma pada masa lalu yang membuat seseorang memilih tidak punya anak.

Salah satunya tidak diperlakukan dengan baik oleh keluarga, adanya pengalaman kekerasan dalam keluargahingga memicu persepsi dimana seseorang merasa tidak mempunyai insting sebagai orang tua, dan takut untuk merawat anak.

"Kedua ada permasalahan finansial atau memang dia merasa dengan menambah anak, menambah populasi, banyak pengeluaran dan sebagainya. Yang ketiga ada faktor psikologi, jadi dia merasa tidak mampu (untuk merawat anak secara psikologi)," katanya.
Hal lainnya yang menjadi faktor diambilnya keputusan tersebut salah satunya terkena penyakit dan riwayatnya bersifat privasi. Contohnya, tidak memiliki vagina bagi perempuan atau sperma yang tidak keluar pada laki-laki.

Tak jarang penyebab lainnya adalah karena riwayat penyakit keturunan sepertidown syndromeatau kejang dan ayan. Oleh karenanyaFita berpendapat jika keputusan childfree yang dipilih pasangan tidak bisa dihakimi karena memerlukan penelusuran lebih mendalam.

"Ada keterbatasannya yang dia memang tidak bisa menggambarkan masalahnya,background-nya apa, jadi tidak perlu semua orang tahu. Tapi kebanyakan saya ambil dari beberapa artis dan luar negeri, mereka memutuskan untuk tidak mau menambahkan populasi atau ada turunan penyakit," ujarnya.

Meski terkait alasan kesehatan terdapat tata laksana lainnya yang ditempuh sehingga pasangan masih memiliki kemungkinan untuk punya anak, Fita menilai jika program seperti pemasangan rahim baru atau menumpang penanaman bibit sperma pada rahim seseorang bukan hal lumrah dan mudah untuk dimaklumi masyarakat.

Kalaupun ada pasangan yang ingin melakukannya, kebanyakan akan pergi ke luar negeri untuk meneruskan tindakan yang sesuai dengan kehendaknya. Terlebih dalam hal ini tidak bisa hanya dokter kandungan saja yang bergerak, tapi harus rawat bersama dengan dokter spesialis urologi, andrologi hingga psikolog jika memiliki trauma di masa lalu.

"Kami (dokter kandungan) tidak mendata banyaknya (pasangan yang inginchildfree) berapa. Tapi keputusan itubackground-nya apa, kita tidak tahu. Jadi yang disampaikan mereka juga tidak mungkin 100 persen memberitahukannya pada kita," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

38 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.