Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antusias, Pelayat Pertama Mengantri 12 Jam sebelum Pemakaman Paus Fransiskus Dimulai

📅 Sabtu, 26 Apr 2025, 20:17 WIB | Oleh:
Antusias, Pelayat Pertama Mengantri 12 Jam sebelum Pemakaman Paus Fransiskus Dimulai Doc: Istimewa
Ket. Demi Perdamaian, Trump dan Zelensky Bertemu Langsung di Sela Pemakaman Paus Fransiskus

ROMA - Terasa sangat antusia, pada pukul 9:45 Jumat (25/4)  malam waktu Roma, 12 jam sebelum upacara pemakaman Paus Fransiskus, ribuan masyarakat sudah berbaris di sepanjang jalan untuk melihat mendiang Paus saat jenazahnya lewat dalam perjalanan ke Basilika St. Mary Maggiore — tempat pemakaman terakhirnya. 

Dilansir oleh Eternal Word Television Network, upacara pemakaman Paus Fransiskus akan dilaksanakan pada Sabtu  pukul 10 pagi waktu Roma. Setelah upacara pemakaman, peti jenazahnya akan dibawa dalam prosesi ke Basilika St. Mary Maggiore, tempat ia akan dimakamkan. Rute prosesi tersebut diperkirakan akan memakan waktu sekitar setengah jam dan akan melewati beberapa bangunan bersejarah Romawi, termasuk Koloseum. 

Duduk di trotoar dekat Basilika Santo Petrus, Ismael adalah salah satu peziarah yang bermaksud untuk "berkemah" di malam hari agar dapat hadir di momen bersejarah ini. Ismael, yang memilih untuk tidak menyebutkan nama belakangnya, kembali ke Gereja Katolik lima tahun lalu — berkat Paus Fransiskus — setelah meninggalkannya selama 20 tahun.

Ia menganggap kembalinya dirinya ke Gereja berkat "pesan keterbukaan dan sambutan Paus terhadap semua orang," ungkapnya.

“Karena saya sangat bersyukur bisa kembali ke rumah, makanya saya datang untuk berpamitan,” kata Ismael yang datang dari Barcelona, ??Spanyol, sambil menunjukkan tas punggungnya yang bergambar Paus dan bertuliskan: “Di Gereja kita semua cocok, semua orang, semua orang” dan juga: “Saya kembali ke Gereja berkat Anda.”

Di antara yang pertama dalam antrean juga terdapat para peziarah dari Portugal dan El Salvador yang tinggal di Milan, Italia. Nadia Trujillo ingin menemani temannya Ana Asensio dalam ziarah ke Roma untuk melewati Pintu Suci Yubelium dan terkejut dengan kematian Paus.

"Kita tidak menyangka kematian Paus akan terjadi, apalagi pada saat Yesus mengalahkan maut. Peristiwa ini memberikan pelajaran hidup karena kita semua rentan mati, tetapi kita harus ingat siapa yang meninggal lebih dulu dan memberi kita kesempatan untuk dilahirkan kembali, yaitu Yesus Kristus," katanya.

Trujillo juga berterima kasih kepada Gereja Katolik atas “bimbingan rohani” yang diterimanya dari ajaran-ajarannya, karena tanpa ajaran-ajaran tersebut, katanya, “saya tidak akan tumbuh dengan pedoman yang menghentikan saya dari menjadi lebih berdosa daripada yang sudah saya lakukan — karena kita semua adalah pendosa.”

Asensio, yang menerima Komuni pertamanya tahun lalu, mengatakan bahwa dia memiliki rasa syukur dalam hatinya kepada Bapa Suci.

“Saya datang karena saya merasa ini adalah komitmen pribadi karena saya telah meninggalkan Gereja, tetapi dengan apa yang telah dilakukan Paus, saya benar-benar kembali ke Gereja dan tahun lalu saya menerima Komuni pertama dan Sakramen Krisma,” ungkapnya.

Sekelompok biarawati Afrika, Disciples of the Sacred Heart, juga termasuk di antara yang pertama mengantre pada Jumat malam.

Kendati para peziarah tampak lelah, suasana di sekitar basilika tetap hidup dan khusyuk, dengan banyak umat beriman yang terus berdatangan dan siap begadang semalaman untuk menghadiri pemakaman Paus.

Sebagian berdoa, sebagian lagi bernyanyi dan berbagi kata-kata harapan sembari menunggu dimulainya upacara di pagi hari. Bagi mereka, berpartisipasi dalam momen bersejarah ini merupakan isyarat cinta, cara untuk memberikan penghormatan terakhir kepada bapa rohani yang telah menginspirasi banyak orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

15 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.