Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Kemacetan, Polda Jatim Siapkan Personel Pada Titik Rawan Saat Arus Mudik

📅 Rabu, 03 Apr 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Kemacetan, Polda Jatim Siapkan Personel Pada Titik Rawan Saat Arus Mudik Doc: ANTARA/Vicki Febrianto
Ket. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Pol. Imam Sugianto pada saat memberikan keterangan kepada media di Mapolresta Malang Kota, Jawa Timur, Selasa (2/4/2024).

Malang - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menyiapkan personel untuk disiagakan pada sejumlah titik rawan saat masa arus mudik libur Lebaran dalam peringatan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Pol. Imam Sugianto di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa malam mengatakan bahwa meskipun wilayah rawan di Jawa Timur relatif tidak banyak, namun ada titik-titik yang menjadi perhatian khusus.

"Kita sudah petakan kerawanan-kerawanan itu, Jawa Timur tidak menjadi perhatian yang prioritas karena jalurnya semua oke," kata Imam.

Imam menjelaskan, salah satu titik yang menjadi perhatian Polda Jawa Timur adalah di tol Ngawi yang seringkali terjadi kecelakaan. Dengan kondisi tersebut, pihaknya akan menempatkan personel di kawasan sekitar daerah rawan itu.

"Nanti akan kita taruh petugas di jalan tol itu," katanya.

Menurutnya, pada masa arus mudik Lebaran 2024, nantinya pengendara akan diarahkan untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju wilayah Surabaya dan sekitarnya. Pada saat memasuki tol Ngawi, para pengemudi relatif dalam kondisi sudah lelah.

"Saudara-saudara kita yang dari arah barat, (saat memasuki tol Ngawi) sudah masuk titik lelah. Karena menganggap Surabaya sudah dekat, kemudian gas pol. Jadi besok akan diarahkan untuk istirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan," katanya.

Selain wilayah tol Ngawi, lanjutnya, kawasan lain yang menjadi perhatian adalah wilayah Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang yang merupakan salah satu destinasi wisata di wilayah Jawa Timur.

Ia menambahkan, masyarakat yang telah merayakan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah akan melakukan perjalanan untuk berlibur dan wisata di wilayah Malang Raya. Aktivitas masyarakat saat berlibur, juga menjadi perhatian penuh personel Polda Jatim.

"Kemudian, yang rawan lainnya adalah tempat-tempat rekreasi. Seperti Malang yang terkoneksi dengan Kota Batu dan sekitarnya, itu menjadi prioritas, karena masyarakat akan berlibur setelah Lebaran," katanya.

Diperkirakan, ada kurang lebih sebanyak 34 juta masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran dan menuju wilayah Jawa Timur. Selain itu, diperkirakan ada 31 juta masyarakat yang melakukan mudik antar kabupaten kota.

"Kami siapkan kurang lebih 16 ribu personel gabungan untuk mengamankan arus mudik. Mudiknya bisa dinikmati dengan bahagia, kepolisian menjamin perjalanan masyarakat diberikan pengawalan yang terbaik," katanya.

Kementerian Perhubungan menyatakan terdapat tren kenaikan perjalanan mudik pada musim Lebaran 2024 sebesar 71,7 persen dari jumlah penduduk Indonesia yang sebanyak 193 juta orang dibandingkan periode yang sama pada 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.