Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Kekeringan, BPBD Nagekeo Identifikasi Sumber Air Bawah Tanah

📅 Minggu, 09 Jun 2024, 03:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Kekeringan, BPBD Nagekeo Identifikasi Sumber Air Bawah Tanah Doc: ANTARA/Gecio Viana
Ket. Kalak BPBD Kabupaten Nagekeo Agustinus Pone.

Labuan Bajo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo, NTT mengidentifikasi sumber air bawah tanah menggunakan metode geolistrik untuk mengantisipasi kekurangan air akibat dampak kekeringan di musim kemarau tahun ini.

"Sebagai langkah pertama untuk menyambut program TNI Manunggal Air Bersih kami melakukan identifikasi lokasi dan pemetaan air bawah tanah dengan menggunakan geolistrik di 24 titik," kata Kepala Pelaksana BPBD Nagekeo Agustinus Pone yang dihubungi dari Labuan Bajo, Sabtu.

Ia menjelaskan puluhan titik air bawah tanah itu tersebar di empat kecamatan yakni diAesesa, Nangaroro,Boawae, dan Wolowae.

"Kami sudah melakukan pemetaan kurang lebih di delapan lokasi dan diikuti dengan musyawarah desa, untuk pertama untuk tidak melakukan penolakan terhadap program ini, kedua surat pernyataan terkait lokasi tersebut menjadi titik pengeboran supaya tidak mendapatkan masalah pengklaiman saat pengerjaan nanti," katanya.

Lebih lanjut pemerintah daerah juga memanfaatkan sumber mata air dekat pemukiman warga di Kecamatan Boawae bagi warga dua desa.

"Sumber mata air yang tidak didayagunakan diharapkan dengan program ini air dapat dimanfaatkan dengan mendekatkan air kepada masyarakat untuk bisa dimanfaatkan oleh warga dua desa dengan jumlah warga kurang lebih 3,5 ribu jiwa," katanya.

Ia menjelaskan program mengantisipasi dampak musim kemarau tersebut merujuk pada informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bahwa terdapat nota kesepahaman antara BNPB bersama TNI untuk pelaksanaan program TNI Manunggal Air Bersih di Kabupaten Nagekeo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.