Anggaran Kabupaten Cianjur MencapaiRp4,6 Triliun. Wah untuk Apa Saja?
📅 Jumat, 02 Jan 2026, 03:03 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
CIANJUR - Sejumlah pemerintah daerah mulai memasang APBD tahun ini. Contohnya, Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 sebesar Rp4,6 triliun yang diprioritaskan untuk sektor infrastruktur, kesehatan dan pendidikan serta berbagai pelayanan masyarakat.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian di Cianjur, Kamis, mengatakan secara persentase hampir rata dan sama dengan bidang dan sektor lainnya dimana terdapat pengurangan APBD 2026 dari tahun sebelumnya. Kondisi yang sama terjadi di setiap kabupaten/kota.
"Pengurangan APBD Tahun 2026 disesuaikan dengan kebutuhan, namun untuk sektor infrastruktur akan tetap dimaksimalkan atau skala prioritas, serta kesehatan, pendidikan dan pelayanan masyarakat langsung," katanya.
Dia menjelaskan dari APBD 2026 untuk visi-misi Pemkab Cianjur, diharapkan dapat berjalan maksimal termasuk untuk program dana pesantren dan insentif guru mengaji serta berbagai pelayanan yang menyentuh langsung ke masyarakat.
Hal tersebut diperkuat dengan kegiatan berkeliling ke sejumlah wilayah di Cianjur dalam program Rembug Warga, dimana kerap mendapatkan masukan dari masyarakat terkait perbaikan infrastruktur yang bertahun-tahun belum terlaksana.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sebagian besar masyarakat di setiap desa dan kecamatan yang saya kunjungi dalam kegiatan Rembug Warga, meminta perbaikan jalan terutama jalan yang masih tanah sehingga sulit dilalui," katanya.
Sedangkan di setiap kegiatan Rembug Warga, tutur dia, pihaknya memberikan berbagai pelayanan langsung pada masyarakat dari berbagai dinas mulai dari pembuatan administrasi kependudukan sampai dengan pembangunan rumah layak huni di sejumlah desa.
Bahkan di setiap desa yang dikunjungi sesuai permintaan warga, pihaknya melakukan perbaikan jalan guna memudahkan aktivitas serta sebagai upaya meningkatkan perekonomian mulai dari utara hingga selatan Cianjur.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sehingga prioritas pembangunan jalan dilakukan guna mempermudah akses dari kecamatan ke kecamatan, sehingga perekonomian terus meningkat di seluruh wilayah Cianjur," katanya.
Aksi Polres Cianjur
Sementara itu, Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, mencatat selama tahun 2025 mengungkap 156 kasus narkoba dengan jumlah tersangka sebanyak 213 orang dan barang bukti berupa ganja, sabu, tembakau sintetis, dan ribuan butir obat terlarang.
Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yongki Dilatha di Cianjur, Kamis, mengatakan pengungkapan kasus narkoba tahun 2025 dibanding tahun sebelumnya menurun 12 persen atau sebanyak 23 kasus dengan jumlah tersangka juga menurun 14 persen atau sebanyak 36 tersangka.
"Berbagai cara dilakukan termasuk menggencarkan program bersama masyarakat, selain patroli gabungan dan kegiatan yang ditingkatkan lainnya, guna menekan berbagai kasus penyakit masyarakat," katanya.
Dia menjelaskan kasus yang cukup mencolok adalah peredaran narkotika jenis ganja dengan barang bukti sebanyak 8,4 kilogram yang diamankan dari tangan sejumlah tersangka setelah dilakukan pengembangan.
Sedangkan dari kasus lainnya, kata dia, petugas menyita barang narkotika jenis sabu sebanyak 348,95 gram, psikotropika 722 butir, tembakau sintetis 1.457,58 gram, dan ribuan butir obat keras tertentu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!