Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Depok Perkuat Pengawasan Harga Sembako saat Ramadan

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 13:25 WIB | Oleh:
Pemkot Depok Perkuat Pengawasan Harga Sembako saat Ramadan Doc: antara foto
Ket. Pasar rakyat Depok

DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok Jawa Barat memperkuat pengawasan dan pemantauan harga pangan selama Ramadan di pasar tradisional dan ritel untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok (sembako).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok Dadan Rustandi, Minggu (22/2) mengatakan bersama sejumlah unsur terkait, rutin melakukan pemantauan harga bahan pokok agar tidak melonjak terlalu tinggi.

"Kami bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Polda Metro Jaya, Polres Depok, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) rutin melakukan monitoring di pasar tradisional dan ritel modern," katanya.

Monitoring dilakukan untuk memastikan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP) di bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Berdasarkan hasil pemantauan, beras medium dan premium masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), masing-masing Rp13.500/kilogram (kg) dan Rp14.900/kg.

Minyakita juga terpantau tetap Rp15.700/liter, tetapi cabai rawit merah mencapai Rp120.000/kg, menjadi salah satu komoditas dengan kenaikan paling tinggi.

Menurut Dadan, peningkatan permintaan menjelang Idul Fitri menjadi salah satu faktor yang memengaruhi dinamika harga di pasaran.

Untuk itu, Pemkot Depok terus melakukan pemantauan harian sejak 14 Januari guna memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar maupun praktik penimbunan.

“Pemerintah hadir untuk menjaga stabilitas harga, memastikan distribusi lancar, serta melindungi daya beli masyarakat,” tegasnya.

Dengan sinergi lintas instansi dan pengawasan berkelanjutan, Pemkot Depok optimistis kebutuhan pangan masyarakat menjelang Idul Fitri tetap terpenuhi dengan harga yang relatif stabil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

38 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.