Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Alshad Kautsar Ahmad: Pengelolaan Bandung Zoo Harus Pihak Profesional

📅 Senin, 22 Sep 2025, 15:52 WIB | Oleh:
Alshad Kautsar Ahmad: Pengelolaan Bandung Zoo Harus Pihak Profesional Doc: ANTARA/HO-Alshad Ahmad
Ket. Kreator konten YouTube sekaligus pegiat satwa, Alshad Kautsar Ahma saat berinteraksi dengan salah satu harimau putih bernama Selen di Kota Bandung, Jawa Barat.

Kota Bandung -- Kreator konten YouTube sekaligus pegiat satwa, Alshad Kautsar Ahmad menekankan pengelolaan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) harus ditangani oleh pihak profesional yang memahami konservasi, mengingat banyak satwa dilindungi yang berada di lembaga tersebut.

“Kalau yang tidak berpengalaman, kasihan satwanya. Satwa yang di kandang tidak bisa bersuara, tidak bisa protes, dan mereka akan menjadi korban kalau ada sesuatu yang terjadi di sana,” kata Alshad kepada ANTARA di Bandung, Senin.

Alshad berharap polemik pengelolaan Bandung Zoo segera menemukan penyelesaian agar kebun binatang kembali beroperasi demi kelangsungan hidup satwa.

“Semoga masalah Bandung Zoo cepat terselesaikan dengan baik. Soalnya kasihan juga satwa-satwa karena kalau Bandung Zoo tidak beroperasi pasti tidak ada biaya untuk mereka,” ujarnya.

Menurut dia, penutupan kebun binatang akan berdampak pada terhambatnya pemenuhan kebutuhan dasar satwa, mulai dari pakan hingga perawatan kesehatan.

Kondisi itu, lanjut dia, bisa mengulang situasi pada masa pandemi COVID-19, ketika operasional kebun binatang terhenti dan kesejahteraan satwa terganggu.

“Kalau Bandung Zoo bisa beroperasi, satwa-satwa tersebut ada biaya untuk dirawat. Kalau biayanya habis, kasihan juga satwanya, sama seperti zaman pas COVID-19,” kata Alshad.

Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI) Rahmat Shah menegaskan bahwa polemik pengelolaan Bandung Zoo jangan sampai mengorbankan satwa demi kepentingan segelintir pihak.

Sebaiknya Anda baca juga:


“Maka yang terpenting adalah bagaimana satwa tetap lestari, karyawan tetap bekerja dengan baik serta pengusaha kecil di sekitar kebun binatang tetap bisa mencari nafkah. Jangan sampai mereka dikorbankan hanya karena konflik hukum,”

Kebun Binatang Bandung saat ini tengah ditutup sementara setelah ditetapkan sebagai barang bukti perkara dugaan korupsi yang tengah disidangkan dengan terdakwa di antaranya R. Bisma Bratakoesoema dan Sri Devi, serta mantan Sekda Kota Bandung Yossi Irianto pada berkas perkara berbeda.

Aset Bandung Zoo kini dititipkan ke Pemerintah Kota Bandung selaku pemilik lahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.