Akhir Tragis Mahasiswi UGM yang Hilang Sejak 25 Maret: Ditemukan Tak Bernyawa, Padahal Ditunggu Keluarga Saat Lebaran
📅 Minggu, 13 Apr 2025, 16:55 WIB | Oleh: Eko S
Doc: UGM
MAGETAN – Pencarian panjang terhadap Sheila Amalia Christanti, mahasiswi Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), berakhir dengan duka mendalam. Setelah dinyatakan hilang selama lebih dari dua pekan, Sheila ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah parit di jalur pegunungan wilayah Magetan, Jawa Timur, Sabtu (12/4).
Perempuan muda kelahiran Madiun itu semula dilaporkan menghilang setelah berpamitan pulang kampung dari Yogyakarta menuju Madiun dengan sepeda motor pada Senin, 25 Maret 2025. Data terakhir menunjukkan ia sempat terekam kamera pengawas melintas di ruas jalan Klaten menuju Solo pada pukul 14.09 WIB.
Dalam laporan Unit Lidik K5L UGM yang diterima redaksi, Sheila diketahui merupakan mahasiswa angkatan 2023. Ia mengikuti kelas daring pada pagi hari sebelum memulai perjalanan mudik ke kampung halaman menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi AE 3413 CA. Sejak saat itu, komunikasi terputus.
Penemuan Jenazah di Pinggir Jalan
Jenazah Sheila ditemukan warga sekitar pukul 10.00 WIB di sebuah parit kecil di sisi Jalan Raya Tamansari, jalur atas kawasan Lawu Green Forest (LGF), Kecamatan Plaosan, Magetan. Di lokasi ditemukan pula sepeda motor dalam posisi terbalik di atas tubuh korban.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Setelah dicek, korban diduga sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kapolsek Plaosan AKP Joko Yuhono dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu (13/4).
Hasil pemeriksaan medis memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Dugaan sementara, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal (laka lantas). “Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan memohon agar tidak dilakukan autopsi lebih lanjut,” lanjut pernyataan kepolisian.
Duka di Fakultas Pertanian
Sebaiknya Anda baca juga:
Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Jaka Widada, membenarkan bahwa korban adalah salah satu mahasiswa aktif di program studi sosial ekonomi pertanian. “Almarhumah merupakan mahasiswi kami yang sempat dinyatakan hilang saat hendak pulang ke Madiun. Hari ini, perwakilan dari universitas, DITMAWA, departemen, dan tim fakultas telah melayat ke rumah duka serta menyerahkan santunan,” tulisnya dalam keterangan resmi.
Riwayat Laporan dan Upaya Pencarian
Laporan kehilangan Sheila pertama kali dibuat oleh Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa UGM kepada Unit Lidik K5L pada 27 Maret dini hari. Identitas lengkap, kronologi perjalanan, dan ciri-ciri kendaraan telah disebarluaskan ke berbagai kanal, termasuk media sosial, guna membantu proses pencarian.
Pihak keluarga juga telah melapor ke Polsek Madiun dan Polsek Klaten pada 26 Maret, sehari setelah Sheila tidak kunjung sampai di rumah. Jejaring mahasiswa UGM pun turut dikerahkan untuk melacak keberadaan almarhumah.
Catatan dari dosen pembimbing mencantumkan bahwa sebelum menghilang, Sheila sempat mengalami tekanan emosional akibat persoalan pribadi. Meski demikian, penyebab pasti kejadian tetap dikembalikan pada proses penyelidikan awal yang mengarah pada kecelakaan lalu lintas tunggal.
Kabar duka ini menghentak keluarga, yang selama dua minggu menanti dengan harapan bisa menyambut sang anak pulang saat Hari Raya. Namun takdir berkata lain—penantian itu berujung perpisahan tragis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!