Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

486 Orang Ditangkap Pasca Kerusuhan di Prancis, Mayoritas Masih Remaja

📅 Minggu, 02 Jul 2023, 10:06 WIB | Oleh:
486 Orang Ditangkap Pasca Kerusuhan di Prancis, Mayoritas Masih Remaja Doc: France24/Reuters
Ket. Polisi mengidentifikasi sekelompok anak muda pada malam kelima protes setelah kematian Nahel, seorang remaja berusia 17 tahun yang dibunuh oleh seorang petugas polisi Prancis di Nanterre selama pemberhentian lalu lintas, di daerah Champs Elysees, di Paris, Prancis, 2 Juli 2023.

PARIS - Sebanyak 427 orang ditangkap di Prancis pada pukul 02.30 Minggu (2/7), termasuk 162 orang di Paris, menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis.

"Malam yang lebih tenang berkat tindakan tegas polisi," cuit Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin pada pukul 03.00, seperti dikutip France24.

Kota pelabuhan selatan Marseille telah menjadi tempat bentrokan dan penjarahan dari pusat dan lebih jauh lagi ke utara di lingkungan berpenghasilan rendah yang lama terbengkalai yang dikunjungi Presiden Macron pada awal minggu.

Pihak berwenang di sana menghentikan semua transportasi perkotaan mulai pukul 18.00, termasuk metro, dan melarang semua aksi protes hingga Minggu.

Bala bantuan polisi telah dikirim ke kota, termasuk kendaraan lapis baja dan dua helikopter.

Presiden Macron mendesak orang tua untuk bertanggung jawab atas perusuh di bawah umur, sepertiga di antaranya "muda atau sangat muda".

Menteri Kehakiman Eric Dupond-Moretti mengatakan pada Sabtu bahwa 30 persen dari mereka yang ditangkap anak di bawah umur. Sementara Darmanin mengatakan usia rata-rata mereka yang ditangkap baru 17 tahun.

Darmanin sebelumnya mengatakan 45.000 petugas polisi dikerahkan di seluruh Prancis pada Sabtu malam setelah kerusuhan meluas di beberapa wilayah di Prancis.

Kerusuhan dipicu oleh peristiwa penembakan seorang remaja 17 tahun bernama Nahel oleh polisi di Nanterre, pinggiran Paris. Dia ditembak dalam jarak dekat pada Selasa pagi. Nahel mengendarai Mercedes kuning ketika disuruh menepi karena melanggar lalu lintas.

Polisi awalnya melaporkan, Nahel ditembak setelah mengemudikan mobilnya ke arah polisi, tetapi kemudian dibantah oleh sebuah video yang dengan cepat menjadi viral di media sosial dan kemudian dikonfirmasi oleh AFP.

Rekaman itu menunjukkan dua polisi berdiri di dekat mobil yang tidak bergerak, satu orang menodongkan senjata ke arah pengemudi. Sebuah suara terdengar mengatakan, "Kamu akan mendapatkan peluru di kepala." Petugas polisi kemudian muncul dan menembak saat mobil tiba-tiba melaju sebelum berhenti secara bertahap.

Insiden itu telah memicu kerusuhan hebat selama empat malam di ibu kota Paris dan kota-kota di seluruh Prancis dalam bentrokan dengan polisi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

56 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.