40 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Kemendukbangga/BKKBN
📅 Selasa, 11 Nov 2025, 21:15 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-BKKBN DIY
Sleman, 11/11 (ANTARA) - Sebanyak 40 lansia dari Kelompok Bina Keluarga Lansia "Mawar" Sleman mengikuti wisuda sekolah lansia Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN di Balai Budaya Lohjinawi Dusun Gentan, Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa.
Kepala Perwakilan BKKBN DIY Mohamad Iqbal Apriansyah dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman Novita Krisnaeni mengukuhkan para wisudawan.
"Sekolah lansia ini merupakan program Kemendukbangga/BKKBN dalam meningkatkan kualitas hidup lansia," kata Mohamad Iqbal Apriansyah.
Menurut dia, selayaknya sekolah atau kuliah para lansia difasilitasi dalam pertemuan yang menghadirkan narasumber atau guru/dosen dalam 11 kali pertemuan bulanan.
"Materi yang diberikan adalah materi terkait tujuh Dimensi Lansia Tangguh yakni spiritual, fisik, intelektual, emosional, sosial kemasyarakatan, vokasional, dan lingkungan," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan, tujuh Dimensi Lansia Tangguh ini bertujuan untuk menciptakan lansia yang sejahtera, mandiri, dan bermartabat.
"Ketujuh dimensi ini mencakup kesehatan mental, batin, tubuh, serta kemampuan untuk terus berkontribusi dan berinteraksi dalam masyarakat," katanya.
Iqbal mengatakan, setelah menyelesaikan 11 kali pertemuan, mereka memperoleh bekal pengetahuan untuk mewujudkan aspek-aspek dimensi lansia tangguh. Mereka dinyatakan lulus dan kemudian diwisuda dari Sekolah Lansia Standar 1 (S1).
Sebaiknya Anda baca juga:
"Selanjutnya bagi yang telah lulus S1 ada kelanjutan pendalaman materi di Sekolah Lansia Standar 2 (S2) dan Standar 3 (S3)," katanya.
Ia menegaskan pemerintah sangat memperhatikan lansia. Keberadaan lansia menjadi salah satu prioritas pembangunan.
"Dasarnya adalah Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. Selain itu, ada juga Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan yang menjadi acuan untuk penyusunan kebijakan dan program terkait lansia di tingkat nasional dan daerah," katanya.
Ia mengatakan, salah satu implementasinya adalah penyelenggaraan sekolah lansia. "Dalam bulan ini kami mengagendakan enam wisuda sekolah lansia di Kabupaten Bantul, Sleman, dan Gunungkidul," katanya.
Pengurus Kelompok Bina Keluarga Lansia "Mawar" Nunuk Atu Onisna mengatakan para lansia sangat antusias mengikuti sekolah lansia. Bahkan, 30 menit sebelum pelajaran dimulai mereka sudah berkumpul di balai budaya yang digunakan sebagai kelas.
"Mereka senang karena narasumber yang dihadirkan memang kompeten, dan ada pemeriksaan kesehatan serta kegiatan makan bersama sambil ngobrol," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!