Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

223.217 Peserta Lolos UTBK-SNBT

📅 Rabu, 21 Jun 2023, 01:01 WIB | Oleh:
223.217 Peserta Lolos UTBK-SNBT Doc: koran jakarta/Muhamad Ma’rup
Ket. Konferensi pers hasil seleksi Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT), di Jakarta, Selasa (20/6). Ketua Umum Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Mochamad Ashari, mengatakan sebanyak 223.217 peserta lolos UTBK-SNBT.

JAKARTA - Sebanyak 223.217 peserta lolos Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT). Seleksi tersebut merupakan salah satu sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).

"Pendaftar SNBT 2023 diterima atau yang lolos sebanyak 223.217 orang," ujar Ketua Umum SNPMB, Mochamad Ashari, dalam konferensi pers hasil seleksi UTBK-SNBT, di Jakarta, Selasa (20/6).

Dia mengatakan, jumlah pendaftar UTBK-SNBT 2023 sebanyak 803.852 orang. Artinya persentase peserta yang lolos hanya 27 persen.

Ashari menambahkan, peserta yang lolos pada perguruan tinggi akademik sebanyak 185.467. Sementara yang mendaftar pada PTN akademik sebanyak 768.924 orang. "Keketatan pada program akademik S1 itu 24,12 persen," katanya.

Dia menerangkan, peserta yang mendaftar pada perguruan tinggi vokasi, baik D3 ataupun D4 sebanyak 120.022. Sementara yang diterima hanya 37.750 orang. "Keketatan pada program vokasi 31,45 persen," jelasnya.

Ashari mengungkapkan, daya tampung keseluruhan sebanyak 259.635. Dengan begitu, daya tampung UTBK-SNBT 2023 baru terpenuhi sebesar 85,97 persen. "Sementara 14 persen sisanya, dikembalikan ke perguruan tinggi. Diserahkan kembali ke perguruan tinggi salah satunya untuk jalur mandiri," tandasnya.

Sistem Baru

Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Ganefri, mengatakan meski UTBK-SNBT merupakan sistem baru, tetapi tidak perlu diragukan objektivitasnya. Menurutnya, penyelenggaraan UTBK-SNBT sepenuhnya diserahkan kepada sistem.

"Adik dan masyarakat perlu yakin dan memahami bahwa penerimaan mahasiswa baru melalui SNBT memang bergantung kepada kemampuan anak-anak kita untuk menyelesaikan soal-soal tes," terangnya.

Dia menerangkan, UTBK-SNBT menekankan pada tes skolastik dan kemampuan penalaran dari peserta. Dia yakin sistem ini memberi kesempatan yang sama pada peserta yang tidak berkesempatan ikut bimbingan belajar. "Karena materi tesnya tidak perlu dibimbelkan. Siapa saja kalau memang dia punya penalaran bagu, pintar, cerdas, yakin, serius mereka akan sukses menyelesaikan SNBT ini," ucapnya.

Terpisah, Kepala Biro Humas dan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Universitas Indonesia (UI) Amelita Lusia menegaskan tidak ada calon mahasiswa baru yang diterima di UI batal kuliah karena alasan ekonomi atau keuangan.

"Komitmen UI selama ini adalah tidak ada mahasiswa program sarjana dan vokasi reguler yang tidak dapat mengikuti pendidikan karena alasan finansial. Hal itu yang kami kedepankan dalam mekanisme penetapan tarif kuliah," kata Amelita Lusia di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Selasa.

Amelita menjelaskan UI menerapkan Biaya Operasional Pendidikan (BOP) Berkeadilan yang terdiri dari 11 kelas Uang Kuliah Tunggal (UKT). Penetapan Kelas UKT tersebut dilakukan berdasarkan berbagai variabel sosio-ekonomi dari penanggung biaya studi mahasiswa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

42 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.